25 October 2019, 23:00 WIB

Bea Cukai Tindak Peredaran Rokok Ilegal


MI | Ekonomi

ANTARA
 ANTARA
Rokok Ilegal

DIREKTORAT  Bea dan Cukai Kementerian Keuangan berhasil menindak peredaran rokok ilegal dan barang kena cukai lainnya di sejumlah daerah. Total potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan Rp5,8 miliar.

Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar-Lembaga Bea Cukai, Syarif Hidayat penindakan yang dilakukan dengan dukungan POM TNI-AD itu juga mengungkap modus baru yang dilakukan para pengedar barang kena cukai ilegal.

"Dari kasus peredaran rokok elektrik ilegal yang telah kami ungkap, modus yang digunakan para pelaku ialah dengan menjual barangnya melalui toko online," jelas Syarif, dalam keterangan pers di Jakarta, kemarin.

Dia mengatakan penindakan rokok ilegal terbaru berhasil dilakukan Bea Cukai di wilayah Serang, Banten pada Selasa (15/10).

Dari wilayah ini, Bea dan Cukai berhasil mengamankan sebuah truk bermuatan 2.410.800 batang rokok tanpa pita cukai. Rokok tersebut didatangkan dari Jawa Tengah dan akan dikirim ke wilayah Sumatra. Potensi kerugian negara ditaksir mencapai Rp891,9 juta.

Selain di wilayah Serang, Banten, Bea Cukai sebelumnya juga berhasil membongkar jaringan penyelundupan rokok elektrik ilegal di wilayah Cengkareng dan Kuningan, Jakarta serta di wilayah Tembilahan, Indragiri Hilir, Riau.

Ketua Asosiasi Vaper Indonesia, Johan Sumantri memberikan apresiasinya atas penindakan yang dilakukan oleh Bea dan Cukai. (Mir/E-3).

BERITA TERKAIT