25 October 2019, 18:30 WIB

Risma Kebut Perbaikan Stadion GBT untuk Piala Dunia U-20


Faishol Taselan | Nusantara

  MI/ARYA MANGGALA
  MI/ARYA MANGGALA
 Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, 

PEMERINTAH Kota Surabaya optimistis menuntaskan perbaikan stadion Gelora Bung Tomo (GBT) sebelum dilakukan evaluasi persiapan sebagai tempat pertandingan Piala Dunia U-20 Tahun 2021.

"Enam bulan cukup untuk pembenahan, terutama untuk lapangan pendukung," kata Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, di Surabaya, Jumat (25/10).

Risma bertekad menyiapkan Stadion Gelora Bung Tomo sebagai venue pertandingan, meski saat penyelanggaraan nantinya, dirinya sudah tak menjabat lagi sebagai Wali Kota Surabaya.

Pasalnya, tahapan yang harus dilalui agar bisa menjadi tuan rumah begitu berat. Enam bulan lagi akan ada evaluasi proses persiapan yang telah dilakukan.

"Makanya, saya siapkan semuanya, misalkan fiber optik di Gelora Bung Tomo, beberapa lapangan pendukung yang setengah jam tak jauh dari lapangan utama, maupun tempat penginapan. Insya Allah akan kita siapkan," jelasnya.

Adapun untuk pengadaan single seat (kursi tunggal) stadion, pihaknya akan melakukan lelang pada awal tahun depan, sehingga diharapkan saat evaluasi sudah siap semua.

Pemkot Surabaya segera mungkin akan melakukan pembenahan berbagai fasilitas yang dibutuhkan. Meski sesuai persyaratan, sebenarnya stadion yang ada di Surabaya telah memenuhi syarat.


Baca juga: Pemkot Pematangsiantar Ujicoba Layanan Pajak Reklame Online


Beberapa fasilitas lainnya yang disiapkan, seperti sentelban, tempat pemanasan, dan juga termasuk lampu penerangan. Ia berjanji sebelum evaluasi, semua fasilitas telah siap.

Mengenai akses jalan menuju Stadion GBT, Risma menegaskan, selain akan memperbaiki akses jalan utama, juga akan memanfaatkan jalan Lingkar Luar Barat (JLLB).

"Saya akan menghadap Menteri PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) untuk membantu percepatan akses ini, termasuk PT Pelindo untuk flyover. Karena dari flyover aksesnya melewati sekitar TPA, kemudian masuk ke stadion," paparnya.

Risma menginginkan, Kota Surabaya tidak sekadar sebagai tuan rumah Piala dunia U-20, namun juga sebagai venue utama atau tempat penyelenggaraan finalnya.

Untuk itu, pembenahan dilakukan dilakukan secara menyeluruh, di antaranya lima lapangan pendukung, seperti Gelora 10 Nopember, Lapangan Karang Gayam, Lakarsantri, dan Sambikerep.

"Kalau soal anggaran, mulai saat ini hingga 10 November nanti ada pembahasan APBD, nanti kita masukkan anggarannya ke situ. Besarnya, masing-masing dinas yang tahu Dinas PU untuk jalannya, Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga) untuk pembenahan rumputnya, pembenahan gedung ada di Cipta Karya, sedangkan penerangan lampu di DKRTH," ujarnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT