26 October 2019, 07:10 WIB

Scarf Hasil Kecerdasan Buatan di 1 Dekade Ria Miranda


Suryani Wandari | Weekend

MI/ Suryani Wandari
 MI/ Suryani Wandari
Ria Miranda (kanan) menunjukkan scarf yang diproduksi dengan teknologi kecerdasan buatan pada acara Jakarta fashion Week 2020, Kamis (24/10)

MERAYAKAN 10 tahun di industri fesyen, Ria Miranda membuat sejumlah karya unik. Salah satunya adalah koleksi scarf yang ia produksi bekerja sama dengan Microsoft Artificial Intelligence & Research yang juga berkolaborasi dengan LINE Corporation.

Kedua perusahaan teknologi itu membuat teknologi kecerdasan buatan (AI) berupa chatbot yang diberi nama Rinna. Chatbot ini mengolah berbagai kata kunci yang diberikan oleh tim Ria Miranda. Dari kata-kata seperti youth, long lasting design, vintage romantic, hingga freedom itu, Rinna kemudian menghasilkan pola scarf yang indah.

"Microsoft Rina seperti halnya remaja perempuan yang banyak belajar. Ia belajar hingga pola apa yang digunakan Ria Miranda dalam pembuatan motif busana," kata Linda Dwiyanti, Direcor of Marketing and Operations Microsoft Indonesia, dalam bincang-bincang yang menjadi bagian acara pameran 10 Langkah Ria Miranda di Jakarta Fashion Week 2020, Kamis (24/10).
 
Linda menjelaskan jika perlu 3 hingga 4 hari akhirnya Microsoft Rinna bisa menerjemahlan koleksi Ria sehingga menjadi pola desain baru. Meski dibuat dengan teknologi AI, namun pola yang dihasilkan tetap bisa terasa oroginal karena desainer dimungkinkan untuk melakukan modifikasi dengan memasukkan kata-kata kunci baru.

Kolaborasi ini menjadi pertama yang dilakukan di Indonesia dan membuktikan bahwa dunia mode dan teknologi dapat muncul dengan inovasi baru dan akhirnya mengarah pada peningkatan nilai industri kreatif.

Dari kolaborasi ini, Ria Menghadirkan 4 scarf yang dengan dua ukuran dan warna. Koleksi ini dijual terbatas hanya pada pameran yang berlangsungdari 24 Oktober hingga 1 Desember 2019 dengan dibandrol sekitar Rp 450 ribu. (M-1)

 

BERITA TERKAIT