25 October 2019, 15:00 WIB

Tim Sofbol Putri Targetkan Capai Final SEA Games


Despian Nurhidayat | Olahraga

ANTARA/Andika Wahyu
 ANTARA/Andika Wahyu
Sofbol putri

MENJELANG SEA Games 2019, Tim Sofbol Putri Indonesia telah siap melancong ke Filipina untuk menjemput kans medali emas di sana.

Di tengah Pelatnas (Pemusatan Latihan Nasional) tim sofbol yang dilaksanakan di Lapangan Softball Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Iwan Pujiharto selaku Manajer Tim Sofbol Putri Indonesia membicarakan mengenai persiapan timnya.

Saat ini, tim yang berada di bawah asuhannya dikatakan tengah mematangkan strategi dan melakukan beberapa sparing dengan tim sofbol yang berada di Jakarta.

Selain itu, sebanyak 17 atlet softbol putri terbaik di Indonesia pun dinyatakan sudah siap mendulang prestasi di SEA Games kelak.

"Kita sudah siap 70-80% lah, karena kita sudah masuk ke pematangan strategi, scrimmage game. Kita sudah mengarah ke sana. Kita juga nanti akan selingi dengan pertandingan lawan beberapa tim di Jakarta. Kita akan berangkatkan 17 pemain yang berasal dari 6 Provinsi, target kita bisa masuk final dan fight buat emas," ungkapnya kepada Media Indonesia saat ditemui di Lapangan Sofbol GBK, Senayan, Jakarta, Jumat (25/10).

Baca juga: Tiga Event Jadi Fokus Menpora

"Secara ranking dan 3 bulan terakhir kita sudah baik dan rata-rata pemain unggulan semua, Pra-PON mereka cukup tinggi. Peluang final cukup besar dan kita sudah liat kelemahan Filipina, kita pelajari, analisis, dan sekarang kita sudah punya polanya," lanjutnya.

Meski peluang memasuki babak final cukup tinggi, pria yang akrab disapa Djarot tersebut mengakui persaingan ketat dengan tuan rumah akan menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi timnya.

Meski begitu, dia mengatakan bukan tidak mungkin Indonesia bisa meraih medali emas nantinya.

"Kans dapat medali emas itu ada di atas 50%. Karena kita tetap ketat, compete dengan Filipina. Hal ini karena di sana sofbol sudah jadi olahraga masyarakat. Jadi memang kompetisi di sana itu sangat aktif, terus berjalan, dan juga mereka mempunyai 7 pemain naturalisasi dari Amerika. Secara rangking dunia, mereka memang berada di atas kita," tambah Iwan.

Sementara itu, Iwan mengatakan meski telah melaksanakan Pelatnas, sampai saat ini, Tim Sofbol Putri Indonesia masih menggunakan anggaran secara mandiri. Hal itu pun tentunya menjadi permasalahan tersendiri bagi mereka, bahkan tempat menginap bagi atlet pun dikatakan nomaden.

"Sejauh ini, kita masih mandiri atau pakai dana pribadi. Kita TC (Training Camp) sudah, tapi masih mandiri dan masih ada beberapa pemain yang tinggal di tempat saya, ada juga yang nginep di tempat atlet yang lain. Alhamdulillah, untungnya ada pecinta sofbol yang masih peduli dengan sofbol dan mau membantu kami," pungkasnya.

Terkait hal tersebut, Cheif de Mission (CdM) SEA Games 2019 Kontingen Indonesia, Harry Warganegara menyatakan tengah berjuang membantu Tim Sofbol agar dana Pelatnas mereka turun.

Saat ini, dikatakannya, Tim Sofbol Putri Indonesia masih terkendala permasalahan administrasi.

"Kita ini sedang berjuang agar dana Pelatnas mereka bisa turun. Karena mereka ini salah satu cabor yang pending, karena masalah administrasi di PB mereka, mudah mudahan sebelum November sudah bisa turun," ungkap Harry.

Selain itu, Harry juga optimistis dengan Tim Sofbol Putri Indonesia. Pasalnya, mereka dikatakan telah berhasil lolos tahap Asia untuk kualifikasi Olimpiade 2020. Sayangnya, Harry menambahkan karena kawasan Asia bergabung dengan Oceania, Indonesia harus kalah saing dari Australia.

"Tim Sofbol itu punya kans, punya peluang, mereka sendiri sudah lolos tahap Asia untuk lolos kualifikasi Olimpiade. Hanya saja, kalau Asia itu kan digabung dengan Oceania, yang lolos jadinya Australia. Bahkan, tim Asia seperti Tiongkok dan Taiwan saja tidak lolos," lanjutnya.

"Mereka ini peringkat 37 dunia, artinya kalau di SEA Games, mereka ini unggulan, saya sendiri berharap bisa masuk sampai final, dan di final bisa menang. Walaupun lawan tim tuan rumah, minimal perak lah kita. Tapi tentu kita bisa dapat emas," tutup Harry. (OL-2)

BERITA TERKAIT