25 October 2019, 08:10 WIB

Jokowi akan Keliling Papua dan Papua Barat


Akmal Fauzi | Politik dan Hukum

MI/RAMDANI
 MI/RAMDANI
Presiden Joko Widodo.

PRESIDEN Joko Widodo akan melakukan serangkaian kunjungan kerja ke Papua dan Pa­­pua Barat, akhir pekan ini. Presiden direncanakan me­resmikan Jembatan Holte­kamp atau Jembatan Merah di Kabupaten Jayapura.

“Katanya (berangkat) Sabtu (26/10) ke Papua dan Dirjen Ke­­menterian PU-Pera sudah ke sa­na,” ujar Menteri PU-Pera Basu­ki Hadimuljono di Kompleks Is­tana Kepresidenan, ­Jakarta, kemarin.

Selain meresmikan Jembatan Holtekamp di Jayapura, ada ke­­giatan Presiden lainnya di Pa­pua, seperti melakukan kunjungan pascakerusuhan di Jaya­pura dan Wamena.

“Ada, ada (kegiatan lain), pasti melihat yang sedang dilaksanakan setelah kerusuhan ada di Jayapura, Wamena. Itu fixed-nya. Jadwalnya, rutenya belum dapat,” kata dia.

Jembatan Holtekamp menjadi megaproyek infrastruktur pemerintahan Jokowi periode pertama. Jembatan yang berlo­­kasi di Teluk Jayapura itu merupakan komponen penting da­­ri jaringan Jalan Trans-Papua sepanjang 4.325 kilometer.

Pembangunan jembatan tersebut telah dimulai pada 9 Mei 2015. Peletakan batu perta­manya diresmikan Pre­si­den Jokowi sendiri dengan nama Jembatan Layang Hamadi-Holtekamp.

Keberadaan jembatan ini bisa mempersingkat waktu tempuh dari Kota Jayapura menuju Skow, Distrik Muara Tami, yang merupakan perbatasan ­RI-Pa­pua Nugini.

Menteri Dalam Negeri Tito Kar­navian dijadwalkan mendampingi Presiden Jokowi ke Papua. Tito mengatakan hal itu seusai sertijab Mendagri di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (23/10). Ini merupakan kunjungan pertama Tito ke daerah setelah dilantik menjadi mendagri.

“Mungkin hari Jumat sa­ya akan mendampingi Bapak Presiden bersama dengan Pang­lima TNI dan Plt Kapolri ke Papua. Beliau akan ke Papua, Sabtu atau Minggu. Kemudian kita tahu lah problem di sana,” kata Tito.

Menurut Sekjen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Hadi Prabowo, Tito akan ­berkantor di Papua hingga ­Senin (28/10).

Hadi menilai Tito sangat pa­ham peta permasalahan di Pa­pua sebab pernah menjabat Kapolda Papua saat aktif di kepolisian.

Saat menjadi Kapolri, Tito bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga aktif turun ke lapangan untuk menangani konflik di Papua.

 “Beliau kan yang menggerakkan kemarin, otomatis beliau pertama mantan Kapolda (Pa­pua), mantan Kapolri, otomatis dia yang tahu lapangan,” kata Hadi. (Mal/Nur/X-10)

BERITA TERKAIT