24 October 2019, 21:20 WIB

SUV Baru Daihatsu Curi Perhatian di Tokyo Motor Show 2019


Ida Farida, laporan dari Tokyo | Otomotif

MI/Ida farida
 MI/Ida farida
SUV baru Daihatsu di Tokyo Motor Show 2019

DALAM perhelatan International Tokyo Motor Show 2019 yang mulai digelar untuk umum, Rabu (23/10) hingga 4 November 2019 di Tokyo, Jepang, tunggangan SUV baru Daihatsu menarik perhatian jurnalis mancanegara.

Mobil SUV mini ini merupakan satu dari sembilan mobil yang dipamerkan di booth Daihatsu.

Namun, tidak seperti mobil-mobil lain yang dicantumkan nama kendaraannya, dua unit mobil merah dan putih itu tanpa nama, hanya terdapat label Daihatsu.

Pengunjung tetap dapat mengetahui spesifikasi kendaraan tersebut. Mobil ini memiliki dimensi panjang 3.995 mm,  lebar 1.695 mm dan tinggi 1.620 mm. Wheelbase-nya sepanjang 2.525 mm dengan bobot kendaraan 980 kg.

Untuk mesin, SUV mini ini menggendong mesin 1.000 cc, 3 silinder, berpendingin air, dengan turbo intercooler. Tenaganya mencapai 98 PS pada 6.000 rpm dengan torsi 140 Nm pada 2.400-4.000 rpm.

Baca juga : Empat Mobil Konsep Daihatsu Ramaikan Tokyo Motor Show 2019

Mesin ini dikawinkan dengan transmisi CVT. Mobil dengan lima kursi itu juga dilengkapi dengan pengamanan sensor di depan dan di belakang serta kamera.

Menurut Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor, mobil SUV ini memiliki desain yang bagus, stylish, begitu pula dengan interiornya. “Mobilnya juga terlihat macho, pas untuk mobil kelas SUV,” ujarnya.

Sementara itu, produsen mobil asal Negeri Sakura punya alasan sendiri mengapa mereka sengaja tidak mencantumkan nama mobil itu.

Hal itu lantaran kendaraan ini dalam waktu dekat segera mengaspal di Jepang.

“Kami belum umumkan namanya tunggu nanti pada saat kami luncurkan,” pungkas Soichiro Okudaira, President Director Daihatsu Motor Co Jepang kepada wartawan tanpa menyebutkan kepastian waktu peluncurannya.

Soichiro juga belum dapat memastikan tunggangan itu akan dipasarkan di Indonesia atau tidak.

“Butuh proses dan waktu. Harus dilihat dulu respons pasar di Indonesia apakah mobil ini cocok atau tidak untuk pasar Indonesia,” ujarnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT