24 October 2019, 16:42 WIB

Pembeli Korea Selatan Tertarik Impor Produk Sarinah Home


mediaindonesia.com | Ekonomi

Istimewa
 Istimewa
Direktur Perdagangan dan Properti PT Sarinah Indyruwani Asikin Natanegara.

SETELAH  mengikuti ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2019  di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Banten,  pada 16-26 Okotober 2019, PT Sarinah (Persero) kembali mengikuti ajang Hospitality Mozaik Indonesia 2019. 

Pada Hospitality Mozaik Indonesia 2019 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, pada 23-26 Oktober 2019, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang ritel tesebut yang memamerkan produk terbaru Sarinah Home yang didedikasikan untuk furnitur dan dekorasi rumah bergaya kontemporer.

Indyruwani Asikin Natanegara, Direktur Perdagangan dan Properti PT Sarinah, mengatakan pameran kali ini lebih khusus interior design di mana pengunjung bisa melihat desian-desain yang sedang trend dan kebanyakan untuk hotel dan restoran pun cottage.

"Mozaik lebih khusus yang berisikan interior design, di sini bisa dilihat design yang lagi trend, biasanya yang datang adalah buyer-buyer besar dari luar negeri, mereka mencari untuk hotel, restoran, Kami ingin sekali masuk jajaran tersebut," ungkap Indy di sela-sela pameran di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (24/10).

Indy pangilan akrab Direktur Sarinah tersebut menjelaskan sesuai dengan visi misi Sarinah adalah mempromosikan barang barang berkualitas yang merupakan produk indonesia.

“Dalam pembuatan produk Sarinah Home, kami memberdayakan perajin lokal yang trampil di bidangya. Produk Sarinah Home diharapkan dapat menciptakan kenyamanan dan keindahan di setiap ruang tanpa melupakan kualitas," kata Indy.

Indy juga berharap Sarinah Home siap menembus pasar ekspor dunia seperti Eropa dan Timur Tengah. Selain secara online melalui flatform Instagram, Produk Sarinah Home bisa juga dilihat di Sarinah warehouse dalam waktu dekat ini.

Untuk target pada pameran kali ini Indy mengatakan bisa melebihi target di Trade Expo Indonesia (TEI) yaitu sebanyak Rp600 juta. karena pada pembukaan pameran sudah ada yang tertarik yaitu pembeli dari Korea Selatan. (OL-09)

BERITA TERKAIT