24 October 2019, 16:15 WIB

DPR Segera Lakukan Uji Kelayakan Idham Aziz


Putra Ananda | Politik dan Hukum

MI/MOHAMAD IRFAN
 MI/MOHAMAD IRFAN
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (kanan), di rapat Paripurna di Gedung Nusanatara II, Komplek parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/10).

WAKIL Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menjelaskan bahwa DPR akan segera melakukan uji kelayakan terhadap calon tunggal Kapolri Komjen Pol Idham Aziz. 

Hal tersebut dilakukan sebagai respon atas Surat Presiden (Surpres) yang telah diterima oleh DPR sebelumnya tentang penunjukkan Idham sebagai calon Kapolri pengganti Tito Karnavian.

"Kemarin Ketua DPR sudah menerima Surpres dari presiden tentang pengusulan pak Idham Azis sebagai Kapolri, surat itu sudah diterima dan kemungkinan dalam waktu dekat akan dibahas dalam rapat pimpinan (rapim) dan apabila Komisi 3 sudah terbentuk maka sesuai limit waktu yang ada kemungkinan akan segera diadakan fit and proper test," tutur Sufmi di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (24/10).

Sufmi mengatakan, penunjukan calon Kepala Polri (Kapolri) merupakan hak prerogatif Presiden sehingga tidak bisa dicampuri, apakah nama yang diajukan satu atau lebih. Penunjukan Komjen Pol Idham Aziz sebagai calon Kapolri tidak cacat hukum

"Penunjukan calon Kapolri itu hak prerogatif Presiden Jokowi, kalau yang diusulkan masa tugasnya tinggal 1 sampai 1,5 tahun, itu hak prerogatif Presiden," ujarnya.

Dikatakan oleh Sufmi saat ini alat Kelengkapan Dewan (AKD) sudah dibentuk sehingga tinggal memasukkan nama-nama anggota dari tiap fraksi dan ditetapkan anggota-anggotanya. 

Baca juga: Kritik Pencalonan Idham Aziz, IPW Dinilai tak Paham UU Kepolisian

Wakil Ketua DPR bidang Polhukam Aziz Syamsuddin akan membicarakan dengan Komisi III DPR RI untuk melakukan uji kelayakan calon Kapolri.

"Nanti Pak Aziz Syamsuddin sebagai pimpinan DPR yang membidangi Polhukam yang akan berkoordinasi dengan pimpinan komisi III," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari situs Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) tahun 2018, calon tunggal Kapolri, Komjen Pol Idham Azis memiliki harta senilai Rp5,5 miliar. Di situs tersebut, diketahui informasi LHKPN ini dilaporkan Idham pada tahun 2018.

Nilai tersebut dihimpun dari data yang tercatat di situs LHKPN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Harta senilai Rp5,5 miliar milik Idham terdiri dari tanah dan bangunan Rp3,4 miliar serta transportasi dan mesin Rp730 juta serta harta bergerak lainnya Rp490 juta, kas dan setara kas Rp834 juta.

Presiden Jokowi diketahui telah mengeluarkan dua Keppres yakni Keppres Nomor 91 Polri Tahun 2019 tentang penunjukan Wakapolri Komjen Pol Ari Dono sebagai pelaksana tugas harian Kapolri. Kemudian Keppres Nomor 92 Polri Tahun 2019 tentang pemberhentian dengan hormat Kapolri Jenderal Tito Karnavian karena menduduki jabatan baru sebagai Mendagri. (A-4)

BERITA TERKAIT