24 October 2019, 14:30 WIB

Hasto Pastikan Jaksa Agung adalah Pilihan Jokowi


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

MI/Ramdani
 MI/Ramdani
Jaksa Agung ST Burhanudin

SEKRETARIS Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan pengisi kursi Jaksa Agung merupakan hasil pilihan langsung Presiden Jokowi. Maka terpilihnya ST Burhanuddin menggantikan HM Prasetyo pun tidak berkaitan dengan PDIP.

"Itu di-endorse Pak Jokowi, karena Pak Jokowi yang memutuskan," kata Hasto usai menemani putra sulung Presiden Jokowi menemui Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di kediamannya, di Jalan Teuku Umar, Jakarta, Kamis (24/10).

Menurut dia, penunjukkan ST Burhanuddin sebagai Jaksa Agung tidak berkaitan dengan partainya walaupun adik Burhanuddin, TB Hasanuddin berada dalam jajaran pengurus PDIP.

Catatannya, PDIP menginginkan sosok Jaksa Agung saat ini mampu menjaga keadilan dan terhindar dari kegiatan yang menodai demokrasi.

Baca juga: Mahfud MD: Menko Bisa Batalkan Kebijakan Menteri

"PDIP ini memiliki sejarah yang masuk di dalam memori kepartaian ketika kekuasaan disalahgunakan untuk mematikan demokrasi, zaman Orba, justru karena pengalaman itu, kami menjadi bagian dari pejuang yang mengunakan hukum sebagai alat menegakkan keadilan," jelasnya.

Hasto juga meminta semua pihak melihat kinerja ST Burhanuddin lebih dulu sebelum memberikan penilaian. Penilaian itu bisa dilakukan nanti setelah melihat kinerja dan keputusan-keputusannya sebagai jaksa agung.

"Maka sebaiknya jaksa agung itu tidak dinilai dari hubungan individu dengan seseorang, tapi dari keputusan politiknya. Sikap PDI Perjuangan tidak ingin menggunakan hukum sebagai alat kekuasaan. Hukum harus ditegakkan berdasarkan prinsip-prinsip keadilan," pungkasnya. (OL-2)

BERITA TERKAIT