24 October 2019, 11:15 WIB

Jelang Akhir Tahun, Ada Dua Fokus Tito sebagai Mendagri


Nur Aivanni | Politik dan Hukum

ANTARA/M Risyal Hidayat
 ANTARA/M Risyal Hidayat
Mendagri Tito Karnavian (kanan) menyaksikan pendahulunya Tjahjo Kumolo menandatangani surat serah terima jabatan.

MENTERI Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan ada dua hal yang akan menjadi fokus dirinya jelang akhir 2019. Pertama, mengenai penyerapan anggaran di daerah. Kedua, menjaga stabilitas politik.

"Dua hal ini betul-betul kita jaga selama dua bulan ini. Masalah penyerapan anggaran harus betul-betul efektif dan efisien. Kedua, kita mendukung untuk menjaga dinamika politik," katanya dalam apel pagi seluruh pegawai Kemendagri dan BNPP di Kemendagri, Jakarta, Kamis (24/10).

Terkait penyerapan anggaran, jelas Tito, pihaknya akan mendorong agar itu bisa efektif dan maksimal. Maka itu, pihaknya akan menyisir kembali daerah mana saja yang penyerapan anggarannya sudah bagus dan mana yang belum.

"Yang kurang masih ada waktu untuk kita dorong tapi bukan berarti kemudian dihambur-hamburkan, harus tepat sesuai program, enggak salah," katanya.

Baca juga: Mendagri Instruksikan Jajaran Jaga Stabilitas Politik

Adapun terkait stabilitas politik, lanjut Tito, dengan adanya pemerintahan baru dengan kabinet barunya kemungkinan akan muncul pro dan kontra. Menurutnya, kabinet baru biasanya masih belum stabil.

"Prinsip kita menjaga selama 2 bulan ini karena kabinet baru biasanya belum stabil, kita berusaha jaga stabilitas," katanya.

Selain itu, masih adanya sisa-sisa gejolak dalam Pemilu 2019 dan aksi demo terhadap undang-undang yang sudah disahkan maupun yang masih dibahas di DPR tetap harus menjadi perhatian jajaran Kemendagri baik di pusat maupun di daerah.

"Yang paling utama, kalau untuk masalah politik dan keamanan, sebagai pembina politik pemerintahan daerah, kita akan berusaha memberikan sumbangsih untuk menjaga stabilitas politik. Jangan sampai nanti berkembang menjadi gangguan keamanan," tandasnya. (OL-2)

BERITA TERKAIT