24 October 2019, 07:20 WIB

Saya Mengerti Masa Depan


Akmal Fauzi | Politik dan Hukum

MI/RANMDANI
 MI/RANMDANI
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makari.

MENTERI Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengakui tidak memiliki latar belakang di sektor pendidikan. Namun, ia mengaku lebih mengerti tentang apa yang ada di masa depan karena bisnis yang dijalankan selama ini ialah bisnis masa depan.

Menurutnya, kebutuhan lingkungan pendidikan di masa depan akan sangat berbeda dan akan selalu berubah, dan itulah yang disebut sebagai link and match yang disampaikan Presiden Joko Widodo.

"Saya akan mencoba menyambungkan apa yang dilakukan di institusi pendidikan dengan apa yang dibutuhkan di luar institusi pendidikan agar bisa adaptasi dengan segala perubahan," katanya seusai dilantik di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin.

Menurutnya, dunia pendidikan Indonesia adalah yang terbesar keempat di dunia. Namun, belum banyak perubahan dalam 20-30 tahun terakhir meskipun Mendikbud dan Menristek-Dikti sudah membuat banyak kemajuan.

Ia pun berterima kasih kepada menteri pendahulu yang telah membuat perkembangan di sektor pendidikan. "Mereka telah melakukan berbagai macam terobosan yang akan saya lanjutkan dan akan terus saya tingkatkan," ujarnya.

Dia mengingatkan tentang pentingnya gotong royong atau kolaborasi sebagai kata kunci dalam menjalankan tugasnya sebagai menteri. Oleh karena itu, ia siap belajar menjadi murid yang baik.

"Saya hadir di sini bukan menjadi guru, melainkan menjadi murid, mau belajar sebanyak banyaknya. Asas gotong royong atau kolaborasi menjadi kata kunci saya dalam bekerja," tegasnya dalam acara serah terima jabatan (sertijab) di Kantor Kemendikbud. (Mal/Bay/P-3)

BERITA TERKAIT