24 October 2019, 06:20 WIB

Tokyo Motor Show Dimulai


Cri Canon Ria Dewi dan Ida Farida Laporan dari Tokyo Motor Show | Otomotif

 (Photo by CHARLY TRIBALLEAU / AFP)
  (Photo by CHARLY TRIBALLEAU / AFP)
Mobil konsep bertenaga hidrogen Toyota Mirai terlihat dipajang selama Tokyo Motor Show di Tokyo pada 23 Oktober 2019

Pameran yang digelar Japan Automobile Manufacturers Association Inc (JAMA) dan mengusung tema Open future itu diikuti 186 perusahaan dan organisasi dari tujuh negara.

TOKYO Motor Show (TMS) 2019 sebagai salah satu event otomotif bergengsi di dunia secara resmi dibuka untuk umum pada hari ini. Pelaksanaan pamerannya akan berlangsung hingga 4 November 2019.

Pameran yang digelar Japan Automobile Manufacturers Association Inc (JAMA) dan mengusung tema Open future itu diikuti 186 perusahaan dan organisasi dari tujuh negara. Salah satu yang tampak berbeda, yaitu area pameran TMS yang sebelumnya hanya berlangsung di Tokyo Big Sight, kali ini diperluas ke area Aomi dan Ariake.

Perbedaan lain dilakukan pabrikan Toyota, Toyota Motor Corporation (TMC), sebagai salah satu peserta TMS. Pada acara yang dihadiri jurnalis dari berbagai belahan dunia itu, booth Toyota kosong dari kendaraan. Padahal, Toyota dan Lexus merilis sejumlah kendaraan baru dan konsep.

Hal itu diakui Kogi Koganei selaku public relations TMC. Ia mengungkapkan pengunjung yang datang ke booth Toyota akan memperoleh kejutan. Tak akan ada mobil yang dipajang ataupun penjelasan tentang mobil seperti pameran pada umumnya.

Namun, pihaknya menampilkan sejumlah pengembangan teknologi yang dapat berinteraksi dengan pengunjung. Hal itu yang melandasi booth Toyota mengusung tema Future of mobility theme park.

Dengan teknologi itu, pengunjung dapat merasakan mobilitas masa depan. "Saya pikir sudah waktunya bagi kita untuk melihatnya," imbuh President Toyota Motor Corp yang juga Ketua Umum JAMA, Akio Toyoda, di Aomi, kemarin.

Ia menegaskan, booth Toyota kali ini tidak menampilkan mobil yang akan diluncurkan tahun depan. "Semua yang ditemukan di sini, yakni bentuk mobilitas yang menghubungkan ke masyarakat dan komunitas serta menyediakan cara untuk berkeliling dan layanan kepada orang-orang," ujar Toyoda.

Meskipun begitu, Toyota meluncurkan sejumlah kendaraan baru, yaitu All New Toyota Yaris, LQ, Ultra Compact BEV, Mirai concept, e-Palette, dan Lexus mobil konsep LF30 EV. Kendaraan yang dipajang di booth JAMA bersama pabrikan lain itu sebagian besar merupakan gambaran terbaru dari Toyota sebagai perusahaan mobilitas dan strategi yang lebih menekankan elektrifikasi.

Mobil konsep

Selain Toyota, ada Daihatsu Motor Company Ltd yang menawarkan empat mobil konsep pada ajang itu. President Director Daihatsu Motor Co, Soichiro Okudaira, mengatakan pada pergelaran internasional ke-46 itu, pihaknya mengambil tema Gathering: providing warmth to everyone's live yang dimaknai dengan kebersamaan, menghadirkan kehangatan bagi kehidupan setiap orang.

"Berkendaraan sekarang tidak cukup hanya mengasyikkan, kepraktisan, dan kenyamanan. Daihatsu ingin memberikan kesan yang lebih erat dan komunikasi lebih lancar dalam kehidupan ke depan," ujar Soichiro di depan awak media dari mancanegara, kemarin.

Empat mobil konsep itu, lanjutnya, merupakan mobil yang tayang perdana. Namanya cukup unik, yakni Ico Ico, Tsumu Tsumu, Wai Wai, dan Waku Waku.

Concept car itu merupakan line-upkendaraan Daihatsu masa depan. Assistant Coordinator Corporate Group Product Marketing Department, Shinsuke Kudou, menjelaskan, Ico Ico dalam bahasa Jepang berarti mengajak bepergian.

Ico Ico merupakan public transporter, tanpa pengemudi (otonom) yang menunjang kebebasan bergerak bagi penumpangnya, dan ideal sebagai angkutan umum bagi smart city. Mobil itu dilengkapi dengan ramp yang dapat naik-turun secara otomatis, memudahkan naik-turun penumpang, termasuk pengguna kursi roda dan para traveler dengan bagasi yang besar.

Kemudian, Tsumu Tsumu yang berarti memuat merupakan mini truk generasi mendatang menggabungkan kabin luas dan nyaman serta dek kargo yang besar. "Kendaraan ini didesain dengan bukaan pintu yang memudahkan masuk-keluar kendaraan," tuturnya.

Selanjutnya, Wai Wai merupakan minivan berukuran sedang dengan ruang yang nyaman untuk aktivitas menyenangkan bersama keluarga. Waku Waku sebagai mobil konsep mini-SUV dengan tampilan crossover menawarkan nuansa menyenangkan dan menginspirasi pengendara untuk pergi ke mana saja dengan membawa barang favoritnya.

Soichiro mengatakan, empat mobil konsep Daihatsu yang ditampilkan merupakan world premier yang membawa konsep warm future lifestyle. "Kendaraan-kendaraan itu memberikan gambaran gaya hidup mobile masa depan," ucap Soichiro.

Namun, dari empat mobil konsep itu, Soichiro belum dapat memastikan jenis mobil yang akan ditawarkan di pasaran Indonesia. "Kami masih melihat reaksi pasar di Indonesia. Masih melihat mobil-mobil yang cocok untuk pasar di Indonesia," tukasnya.

Ketika ditanya kendaraan yang akan dipasarkan di Indonesia, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra, dan Division Head Marketing & Customer Relation PT Astra International Tbk, Hendrayadi Lastiyoso, yang hadir pula saat itu sama-sama hanya tersenyum.

Visi 2030

Tidak jauh berbeda dengan Honda Motor yang turut tampil di TMS. President dan CEO Honda Motor, Takahiro Hachigo, menekankan komitmen perusahaan untuk memberikan nilai tambah pada mobilitas dan kehidupan masyarakat melalui beragam produk, seperti sepeda motor, mobil, penghasil energi, dan pesawat jet.

"Kami menuju Visi 2030 untuk melayani lebih banyak orang," ujar Takahiro dalam keterangan resmi, kemarin. Peralihan ke sumber daya listrik menjadi kunci utama perusahaan untuk menggapai Visi 2030 dan meningkatkan potensi kehidupan masyarakat.

Untuk membantu kehidupan sehari-hari, Honda mengusung elektrifikasi pada produk mobil dalam 20 tahun terakhir. Generasi terbaru dari teknologi listrik Honda, termasuk teknologi manajemen energi, akan mendukung penciptaan nilai tambah bagi mobilitas dan kehidupan manusia.

Kampanye tersebut secara konsisten digaungkan dengan nama Honda e:Technology. "Di bawah payung Honda e:Technology, kami memberikan nama e:HEV sebagai model hybrid era baru. Kendaraan akan didukung lebih banyak penggerak elektrik," urainya.

Itu akan ada pada mobil terbaru Honda, yaitu All New Fit yang sebentar lagi akan diluncurkan dan All New Accord yang dijadwalkan masuk ke pasar Jepang awal tahun depan. Dengan e:HEV sebagai pemicu utama, Honda terus berakselerasi untuk mewujudkan penjualan mobil listrik sebanyak dua pertiga dari total penjualan pada 2030.

All New Fit dilengkapi fitur keselamatan Honda Sensing dan sistem pendamping pengendara, teknologi listrik paling canggih, serta desain yang sederhana. Dimulai dari All New Fit, Honda mulai menyediakan layanan berbasis teknologi terintegrasi.

"Kami berencana untuk melengkapi semua model yang kami jual di Jepang dengan teknologi tersebut pada 2025," ungkap Takahiro. Berdasarkan pengalamannya saat mengendarai mobil tersebut, dirinya merasa percaya diri dengan performa All New Fit.

Mobil Kei

Pada TMS kali ini, Mitsubishi Motors Corporation (MMC) meluncurkan Mi-Tech Concept, yaitu mobil konsep SUV elektrifikasi berukuran kecil dan K-Wagon Super Height Concept. Chief Executive Officer MMC, Takao Kato, dan Chief Operating Officer MMC, Ashwani Gupta, mempresentasikan produk kendaraan dalam konferensi pers sekaligus menjelaskan strategi elektrifikasi MMC.

"Kami akan memperluas produk kendaraan listrik dengan memberikan lebih banyak variasi serta memanfaatkan beragam teknologi elektrifikasi yang menjadikan MMC sebagai pemimpin kategori plug-in hybrids (PHEV) di masa depan," ujar Gupta dalam keterangan resmi, kemarin. MMC berencana menggunakan salah satu teknologi elektrifikasi pada new midsize dan compact SUV pada 2022 sebagaimana mobil Kei dalam waktu dekat.

Adapun Super Height K-Wagon Concept merupakan gelombang kedua dari mobil Kei generasi selanjutnya. Perusahaan berencana merilis produk tersebut pada akhir tahun ini.

Mi-Tech Concept diproduksi untuk menjadi small plug-in hybrid electric SUV, yang menghadirkan kenyamanan berkendara dalam segala medan. Produk ini mewujudkan perspektif MMC, yaitu drive your ambition dengan mengusung keringanan, compact, PHEV drivetrain yang baru, sistem 4WD listrik empat motor, serta teknologi keselamatan preventif. Seluruh aspek dituangkan dalam produk SUV elektrifikasi berukuran kecil. (Tes/S-3)

BERITA TERKAIT