23 October 2019, 21:35 WIB

PP Pelti Fokus Perbanyak Turnamen Junior


Despian Nurhidayat | Olahraga

 MI/Ardi Teristi Hardi
  MI/Ardi Teristi Hardi
 Founder Detec, Deddy Prasetyo, Presiden Direktur Amman, Rachmat Makkasau, Wakil Ketua Umum PP Pelti, Sutikno Muliadi,  

MELALUI turnamen Amman Mineral International Junior Championship 2019 dan Amman Mineral Detec Junior Open 2019 PP Pelti (Persatuan Tenis Lapangan Indonesia) ingin mengembangkan potensi para petenis junior Indonesia.

Hal ini langsung disampaikan oleh jajaran pengurus PP Pelti dalam acara konferensi pers yang dilangsungkan di Elite Club Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Rabu (23/10).

Dalam ajang internasional dan nasional yang khusus diperuntukan para petenis junior ini, sebanyak 191 petenis Indonesia tergabung untuk memperebutkan gelar nasional. Sementara itu, untuk gelar internasional sebanyak 16 negara dan 100 peserta akan saling bertarung untuk meningkatkan poin ITF mereka.

"Sebagaimana kita ketahui, turnamen ini telaksana berkat Amman Mineral dan PP Pelti. Kami akan komitmen untuk melaksanakan turnamen junior seperti ini apalagi sudah ada sponsor tetap seperti Amman. Kami memang kebijakannya memperbanyak turnamen junior, di samping regenerasi juga agar kami memiliki data lengkap agar pemain kita punya kesempatan bertanding dan juga akan membuat kami lebih aktif untuk mengadakan banyak turnamen," ungkap Wakil Ketua Umum PP Pelti, Sutikno Muliadi.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Pembinaan PP Pelti ini mengatakan bahwa potensi para pemain daerah pun akan terlihat dari turnamen seperti ini. Selain itu, untuk memunculkan potensi pemain tenis dunia, memang harus dilakukan sedari usia muda.

"Persaingan memang tidak akan mudah dan kalau kita lihat pemain terkenal dari Amerika, Coco (Cori Gauff) itu sudah hebat di mana tahun lalu masih angkatan Priska (Madelyn Nugroho) bahkan lebih muda, tapi posturnya memang lebih besar. Untuk jadi pemain dunia itu memang harus ada dukungan dan dapat poin secara signifikan," lanjutnya.


Baca juga: Indonesia Raih Medali Emas Ketiga di Kejuaraan Dunia Wushu


Sekjen PP Pelti, Lani Serdadi, juga mengapresiasi Amman Mineral Nusa Tenggara yanh memudahkan PP Pelti untuk menyelenggarakan kejuaraan untuk para petenis junior Indonesia. Lani mengatakan bahwa para petenis junior Indonesia membutuhkan banyak jam terbang, khususnya menghadapi para petenis asing.

"Saya ingin memberikan apresiasi untuk Amman karena memudahkan kami untuk melaksanakan kejuaraan ini. Terutama petenis junior yang ikut kejuaraan harus minta ijin dan sulit kalau harus ikut kejuaraan internasional di luar negeri, makanya saya berterima kasih kepada sponsor untuk ini. Untuk junior kan sebenarnya butuh banyak kejuaraan dan nggak banyak sponsor yang mau dari bawah atau junior seperti ini," tambah Lani.

Selain itu, berlaku sebagai Turnamen Direktor Susan Soebakto mengatakan bahwa ajang ini menjadi kesempatan langka bagi para petenis Indonesia untuk menghadapi para petenis Thailand, Jepang, Tiongkok, Iggris dan lainnya. Selain untuk menambah pengalaman, turnamen ini pun mampu membuat peringkat dan perhitungan poin para pemain junior Indonesia semakin bertambah.

"Ini kesempatan yg baik bagi atlet Indonesia apalagi di tanah air turnamennya karena untuk ke luar negeri sulit. Sehingga nantinya mereka bisa meraih poin dan bisa lebih bagus untuk menaik hingga sampai tingkat profesional," pungkasnya.

Amman Mineral International Junior Championship 2019 sendiri diikuti akan mempertandingkan nomor tunggal dan ganda untuk putra maupun putri. Bersamaan dengan kejuaraan tersebut, juga digelar Amman Mineral Detec Junior Open 2019 dengan peserta atlet putra dan putri berusia 10, 12, 14, dan 16 tahun dengan nomor yang dipertandingkan ialah tunggal dan ganda. (OL-1)

BERITA TERKAIT