24 October 2019, 01:20 WIB

Pemkab Mimika Kelola Tailing untuk Konstruksi


MI | Nusantara

ANTARA
 ANTARA
Presiden Direktur PTFI Tony Wenas

PT Freeport Indonesia (PTFI) meneken nota kesepahaman (MoU) tentang pemanfaatan tailing dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika.

Kedua pihak sepakat kembali membangun kerja sama strategis untuk mendukung pengembangan Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, dalam hal pembangunan infrastruktur dengan memanfaatkan tailing yang dihasilkan PTFI.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatangan MoU pemanfaatan tailing pada Selasa (22/10) di Hotel Borobudur, Jakarta. MoU ditandatangani Presiden Direktur PTFI Tony Wenas dan Bupati Mimika Eltinus Omaleng di depan pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera).

MoU tersebut berlaku selama lima tahun dan dapat ditinjau serta diperpanjang berdasarkan kesepakatan.

"MoU ini merupakan implementasi dari peraturan Kementerian LHK mengenai pengelolaan tailing PTFI yang ditetapkan kembali pada 2018, dan juga merupakan kelanjutan dari kerja sama terdahulu yang tertuang dalam MoU tahun 2006 dan 2013," ujar Tony Wenas.

Dia menambahkan, dalam MoU terdahulu, para pihak telah dan akan terus memanfaatkan tailing sebagai bahan konstruksi pada beberapa pembangunan infrastruktur di Kabupaten Mimika, seperti pembangunan jalan, jembatan, dan bangunan.

Dalam kesempatan itu Eltinus menegaskan, tanggung jawab Pemkab Mimika ialah melakukan pengawasan dan pengendalian atas pemanfaatan tailing yang diambil dari wilayah IUPK dan wilayah penunjang PTFI.

"Kami (Pemkab Mimika) menunjuk Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mimika sebagai pihak yang berwenang melakukan pengawasan dan pengendalian atas pemanfaatan tailing," terangnya.

Ke depan, PTFI dan Pemkab Mimika akan mengevaluasi bersama pemanfaatan tailing setiap tiga bulan sekali. Sebagai informasi, tailing adalah pasir sisa tambang yang digiling halus saat proses pemisahan antara mineral berharga dan batuan bijih. Tailing tidak beracun. (MC/N-3)

BERITA TERKAIT