23 October 2019, 18:49 WIB

Wishutama Baru Diminta Rangkul Industri Pariwisasta


Indriyani Astuti | Politik dan Hukum

MI/ Ramdani
 MI/ Ramdani
Wishutama Kusubandio

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishutama Kusubandio diminta merangkul industri guna mengembangkan pariwisata pada masa mendatang.

Kalangan industri berharap tidak hanya kuantitas kunjungan wisatawan yang tercapai tapi diiringi dengan peningkatan kualitas.

Pelaku industri pariwisata yang juga mantan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Asnawi Bahar menuturkan, penerimaan (revenue) dari sektor pariwisata belum baik. Hal itu terlihat dari target kunjungan wisatawan yang belum tercapai.

"Kita harapkan target tercapai dengan kualitas," ucapnya ketika dihubungi di Jakarta, Rabu (23/10).

 

Baca juga: Menkominfo bakal Lanjutkan Program sebelumnya

Kualitas yang dimaksud antara lain  peningkatan infrastuktur, destinasi, dan atraksi pariwisata. Ia menyarankan agar menteri baru berani mengevaluasi ulang cara promosi yang selama ini  sudah dilakukan dengan tidak mengabaikan kelanjutan dari program yang lama.

"Dan berharap merangkul industri untuk membatu beliau dalam memberikan pengalaman pada beliau," ucapnya.

Ia pun berharap wisatawan yang datang ke Indonesia bisa lebih menambah penerimaan devisa. Selama ini menurutnya spending atau jumlah yang dikeluarkan oleh wisatawan untuk berbelanja masih rendah. Selain itu waktu tinggal juga kurang lama.

"Jangan hanya mengejar kuantitas tapi spendingnya rendah. Contoh kita mengharapkan wisatawan Cina tinggi, tapi kalau kualitasnya rendah mereka hanya menghabiskan dua sampai tiga juta dan mereka dipaksa belanja tapi yang dapat pengusaha dan produk yang dijual Cina," tuturnya.

Di samping itu, evaluasi promosi dimaksudkan agar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bisa lebih maksimal menggarap pasar-pasar seperti wisatawan dari Arab Saudi yang menurut Asnawi masih rendah jumlahnya.

Melihat latar belakang Wishnu yang selama ini bergelut di media, menurut Asnawi menteri baru akan cepat beradaptasi sebab baik media dan pariwisata sama-sama industri.

"Dengan latar belakangnya lebih banyak di media dengan pengalaman yang ada, saya percaya beliau bisa cepat running well," tuturnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT