23 October 2019, 10:11 WIB

11 Menteri Tetap Bertahan di Posisi


Nur Aivanni | Politik dan Hukum

ANTARA/Wahyu Putro
 ANTARA/Wahyu Putro
Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Ma'ruf Amin memperkenalkan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju di tangga veranda Istana Merdeka.

PRESIDEN Joko Widodo telah mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju yang akan membantu dirinya dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam lima tahun ke depan, hari ini, Rabu  (23/10).

Dari 38 nama yang diumumkan, sebelas di antara mereka adalah nama-nama menteri lama yang bertahan di posisi mereka.

Mereka adalah Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Juga ada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Kepala Staf Presiden Moeldoko, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Baca juga: Ini Beda Menteri Kabinet Kerja dan Kabinet Indonesia Maju

Dalam pengumuman susunan kabinet tersebut, Jokowi menyampaikan bahwa seluruh nama-nama menteri yang masuk kabinet untuk menghindari area korupsi. Juga, ia mengingatkan bahwa tidak ada visi-misi menteri, tetapi yang ada adalah visi-misi Presiden dan Wakil Presiden.

"Kita semua harus kerja cepat, kerja keras dan kerja yang produktif," katanya di veranda depan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10).

Ia pun meminta jajaran kabinetnya untuk tidak terjebak pada rutinitas kerja yang monoton.

Selain itu, ia juga meminta agar mereka bekerja dengan berorientasi pada hasil nyata dan selalu mengecek masalah di lapangan serta segera menemukan solusinya.

"Terakhir, semua harus serius dalam bekerja, saya pastikan yang tidak serius bekerja, yang tidak sungguh-sungguh, hati-hati bisa saya copot di tengah jalan," tandasnya. (OL-2)

BERITA TERKAIT