23 October 2019, 10:10 WIB

KPK Pernah Periksa Calon Menteri


Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum

MI/ROMMY PUJIANTO
 MI/ROMMY PUJIANTO
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan sejumlah nama calon menteri yang bakal duduk di dalam Kabinet Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin pernah diperiksa sebagai saksi dalam kasus berbeda. "Beberapa orang memang pernah diperiksa KPK sebagai saksi dalam sejumlah perkara terpisah. Saya kira itu juga sudah terbuka informasinya. Namun, mereka memang baru diperiksa sebagai saksi sejauh ini," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, kemarin.

Hal tersebut dikatakan Febri, terkait dengan pembatalan Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Tetty Paruntu sebagai calon menteri. Sebagaimana diketahui, pihak Istana Kepresidenan sempat memanggil Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Tetty Paruntu. Sebelumnya, Tetty juga sempat diperiksa komisi antirasuah sebagai saksi terkait dengan kasus revitalisasi pasar di Kabupaten Minahasa Selatan. Kasus itu juga melibatkan kolega Tetty di Partai Golkar, yakni Bowo Sidik Pangarso yang kini tengah menjalani persidangan.

Juru bicara Presiden Fadjroel Rachman mengakui Istana mempertimbangkan kehati-hatian dalam pengangkatan menteri, termasuk persoalan hukum. Jokowi, tambahnya, menginginkan para calon menteri yang dipilih untuk Kabinet Kerja jilid II ini bersih dari masalah hukum, termasuk kasus korupsi. "Ada informasi yang datang, kemudian dalam upaya membentuk kabinet penuh kehati-hatian," tuturnya.

Nama lainnya yang sempat menjadi saksi di KPK, yakni politikus Golkar Zainuddin Amali, pernah diperiksa dalam dua kasus, yakni kasus suap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar dan kasus gratifikasi Sekjen Kementerian ESDM Waryo-no Karno. Nama lain, yakni politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Halim Iskandar yang juga pernah diperiksa KPK sebagai saksi untuk mantan Bupati Nganjuk Taufiqurrahman yang menjadi tersangka kasus pencucian uang. Calon menteri lainnya, yaitu politikus PKB Ida Fauziyah juga pernah diperiksa sebagai saksi kasus korupsi penyelenggaraan haji yang melibatkan mantan Menteri Agama Suryadharma Ali.

Namun demikian, KPK mengakui sejumlah nama tersebut hanya diperiksa sebatas sebagai saksi. (Dhk/P-4)

BERITA TERKAIT