23 October 2019, 03:40 WIB

Meriam London Melempem di Bramall Lane


(AFP/Faj/R-1) | Sepak Bola

AFP
 AFP
Bek Arsenal Brasil David Luiz (C) bereaksi di lapangan setelah pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Sheffield United dan Arse

PIL pahit harus ditelan Arsenal saat dijamu tim promosi Sheffield United dalam lanjutan Liga Primer, kemarin dini hari. Bermain di Bramall Lane, 'Meriam London'--julukan Arsenal--yang unggul segalanya harus pulang dengan tangan hampa setelah menyerah 0-1.

Gol tunggal kemenangan Sheffield dicetak Lys Mousset di menit ke-30 memanfaatkan bola liar di kotak penalti Arsenal. Gol Mousset sekaligus memperpanjang rekor buruk Arsenal dalam laga tandang musim ini dengan hanya baru sekali meraih kemenangan.

Kekalahan kedua musim ini membuat Arsenal gagal naik ke posisi tiga besar. Dengan poin 15 dari sembilan laga, tim besutan Unai Emery itu masih tertahan di posisi lima.

Sebaliknya bagi Sheffield, 3 poin dari Arsenal membuat mereka mampu menjauh dari zona degradasi. Tim besutan Chris Wilder tersebut naik enam posisi ke peringkat sembilan dengan poin 12.

Seusai laga, Emery menilai timnya pantas membawa pulang setidaknya satu poin. Pelatih asal Spanyol itu menyebut Arsenal seharusnya mendapat penalti saat Sokratis Papastathopoulos dijatuhkan pemain Sheffield di kotak terlarang.

"Kami tidak pantas kalah. Itu jelas penalti dengan pelanggaran atas Sokratis. Dengan VAR, pelanggaran itu harusnya dicek kembali, tapi kami harus menerima itu," ungkap Emery.

Emery pantas kecewa. Menguasai permainan hingga 65% seharusnya Pierre-Eme-rick Aubameyang dkk tidak pulang dengan nihil poin.

Selain itu, peluang melalui sepakan keras Granit Xhaka dari luar kotak penalti dapat dimentahkan kiper Dean Henderson yang tampil memukau pada pertandingan kali ini. "Kami punya lebih banyak peluang dari mereka. Jika kami mencetak satu gol, mungkin kami akan bisa me-ngontrol permainan," ungkap eks pelatih PSG itu.

Emery juga mengkritik lemahnya pertahanan timnya saat sepak pojok. Gol tunggal kemenangan Sheffield tercipta setelah barisan pertahanan Arsenal gagal menjaga Jack O'Connel yang kemudian memberi umpan kepada Mousset.

"Kami banyak kebobolan dari sepak pojok pada babak pertama dan mereka men-cetak gol melalui proses itu. Kami harus memperbaiki agar tidak kebobolan lagi dengan cara seperti itu," ungkap Emery. (AFP/Faj/R-1)

BERITA TERKAIT