22 October 2019, 20:40 WIB

Truk Patah di Tol Japek Berimbas Macet ke Jalur Arteri


Gana Buana | Megapolitan

  ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/hp.
  ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/hp.
KECELAKAAN TRUK DI TOL JAKARTA-CIKAMPEK

IMBAS kecelakaan tunggal truk pengangkut besi pelat 60 ton di kilometer 14 ruas Tol Jakarta-Cikampek mengarah ke Jakarta dirasa sampai ke jalur arteri Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sebab, kendaraan yang semua berada di dalam tol beramai-ramai keluar mencari jalur alternatif.

Yuni, warga Mustika Jaya, mengaku sudah hampir 1,5 jam terjebak kemacetan di Kawasan MM2100. Padahal, biasanya waktu tempuh yang dia butuhkan untuk sampai ke rumah dari kawasan Lippo Cikarang hanya 45 menit.

"Ini dari jam 17.00 WIB masih di MM2100, macetnya parah," ungkap Yuni, Selasa (22/10).

Yuni mengatakan, tidak hanya jalur arteri yang terasa lebih macet. Namun, jalur-jalur tikus di wilayah Cibitung pun ikut macet.

"Macetnya di mana-mana, ini biasanya magrib sampai rumah di Tambun tapi enggak bergerak ini, baru sampai sekitar pukul 19.17 WIB tadi," kata dia.

Seperti diberitakan, truk pengangkut besi pelat 60 ton patah di kilometer 14 ruas Tol Jakarta-Cikampek mengarah ke Jakarta, Selasa. Akibatnya, arus lalu lintas mengarah ke Jakarta macet parah sejak pagi hingga saat berita diturunkan.


Baca juga: Truk Pengangkut Besi Patah di Tol Jakarta-Cikampek


Diduga, sopir pengendara truk bernomor polisi B 9823 DB mengantuk hingga merangsek naik ke pembatas jalan atau trotoar. Pihak Jasa Marga hingga saat ini masih melakukan evakuasi. Namun, ekor kemacetan saat ini sudah lebih dari kawasan Karawang Barat.

Menurut Corporate Communication Department Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Faiza Rini, kendaraan truk flatbed bermuatan besi pelat 60 ton mengalami kecelakaan tunggal pada pukul 05.30 WIB.

"Kecelakaan diakibatkan oleh pengemudi kendaraan yang mengantuk sehingga menabrak pembatas jalan hingga terbalik miring dan mengalami patah as roda karena kondisi truk yang overload," kata Faiza dalam keterangan resmi.

Proses evakuasi masih berlangsung. Dua unit alat berat jenis crane dikerahkan untuk mengevakuasi.

Namun, belum juga membuahkan hasil. Karena itu, petugas di lapangan akan memotong bagian truk supaya mudah dievakuasi.

"Saat ini terpantau kepadatan masih terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta yang disebabkan oleh proses evakuasi yang masih berlangsung," tandas Faiza. (OL-1)

 

BERITA TERKAIT