22 October 2019, 15:45 WIB

Ingin JPO Instagramable, DKI Siapkan Dana Rp110 Miliar


Sri Yanti Nainggolan | Megapolitan

ANTARA/Dhemas Reviyanto
 ANTARA/Dhemas Reviyanto
Warga berjalan di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Gelora Bung Karno (GBK) 

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta ingin membangun 11 Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) pada 2020. Anggaran yang dibutuhkan disebut mencapai Rp110 miliar.

"Biaya bisa Rp10 miliar (per JPO). Kalau bicara 11 JPO, bisa Rp110 miliar," kata Kepala Dinas Bina Marga Hari Nugroho di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (21/10).

Menurut Hari, konsep JPO yang akan dibangun punya desain futuristik. JPO juga disebut bakal instagramable, istilah yang biasa disematkan terhadap tempat yang menarik dan bagus untuk swafoto dan dibagikan di media sosial instagram. Contohnya, kata dia, JPO di Bundaran Senayan, Gelora Bung Karno (GBK).

"Kami tidak ingin JPO kotak-kotak biasa. Jadi ada modelnya yang enak dipandang mata, kemudian dibuat konsep yang berbeda," ujarnya.

Baca juga: Lima Obyek Dipasangi Plang Penunggak Pajak

Hari mengatakan pembiayaan pembangunan JPO sudah masuk dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020.

Pembangunan JPO tersebut awalnya direncanakan dilakukan tahun ini. Tapi, terkendala lantaran gagal lelang akibat pembebasan tanah bermasalah.

"Perencanaan kita dulu, sambil jalan punya titik rekomendasi. Tapi pembebasan tak clear, akhirnya ditunda," terang dia.

Ada beberapa JPO instagramable yang telah dibangun, yaitu JPO Gelora Bung Karno (GBK), JPO Bundaran Senayan, dan JPO Polda Metro Jaya. Tiga JPO instragamable itu berada di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Senayan. (Medcom/OL-2)

BERITA TERKAIT