22 October 2019, 12:47 WIB

PA 212 Ultimatum Prabowo Bebaskan Ulama Termasuk Rizieq


Thomas Harming Suwarta | Politik dan Hukum

MI/RAMDANI
 MI/RAMDANI
Prabowo Subianto (kiri) ditemani Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo

JURU Bicara Persaudaraan Alumni 212, meski kecewa dengan keputusan Prabowo Subianto menjadi bagian dari kabinet Presiden Jokowi, tetap mendesak Prabowo untuk membuktikan janjinya kepada ulama untuk membebaskan semua ulama yang selama ini diproses hukum oleh pemerintah termasuk memulangkan Ketua Umum FPI Rizieq Shihab dari Mekkah, Arab Saudi.

"Silahkan saja bergabung, meski kami heran dan kecewa juga. Tetapi ada janji kepada ulama dan itu harus dibuktikan selama 100 hari pertama menjabat," ujar Juru Bicara PA 212 Novel Bamukmin, Selasa (22/10).

Selain itu, pihaknya juga meminta meninggalnya petugas KPPS saat Pemilu lalu diusut tuntas.

Bukan hanya itu, masuknya Prabowo dalam koalisi harus juga mampu memastikan penegakan hukum terhadap orang-orang yang diduga menghina agama Islam namun tidak diproses karena dekat dengan pemerintah.

Baca juga: Agus Gumiwang Mengaku Dapat Tugas Baru dari Jokowi

"Kalau lawan politik selama ini dibungkam. Tunjukan bahwa hadirnya beliau di sana yang menghina umat dan agama Islam juga diproses hukum," tegasnya.

Jika amanah ini tidak dijalankan, pihaknya akan segera memastikan putusnya dukungan politik kepada Prabowo Subianto.

"Dan biarkan saja umat sendiri yang menilai. Kami tegaskan kami adalah pejuang bukan pecundang," pungkas Novel. (OL-2)

BERITA TERKAIT