22 October 2019, 11:00 WIB

Raja Thailand Copot Semua Gelar Istrinya


Fajar Nugraha | Internasional

AFP/Handout /THAILAND'S ROYAL OFFICE
 AFP/Handout /THAILAND'S ROYAL OFFICE
Raja Thailand Maha Vajiralongkorn (kiri) dan istrinya Sineenat Wongvajirapakdi

RAJA Thailand Maha Vajiralongkorn telah mencopot semua gelar kerajaan dan pangkat militer istrinya Sineenat Wongvajirapakdi. Sang istri dianggap tidak loyal dan melakukan persaingan dengan Ratu Suthida.

Pengumuman ini amat mengejutkan karena Sineenat baru saja diberikan gelar pada Mei lalu. Dia diangkat sebagai permaisuri dan sebuah penunjukkan pertama dalam satu abad terakhir.

Menurut pihak Istana, Sineenat yang berusia 34 tahun telah melanggar kode etik anggota istana dan tidak loyal.

"Permaisuri Kerajaan Sineenat tidak berterima kasih dan berperilaku dengan cara yang tidak pantas dari gelarnya. Dia juga tidak puas dengan gelar yang dianugerahkan padanya, melakukan segalanya untuk naik ke tingkat ratu," kata pernyataan itu, seperti dikutip The Star, Selasa (22/10).

Keluarga kerajaan dijadwalkan berpartisipasi dalam Prosesi Kerajaan pada Kamis (24/10), ini adalah salah satu upacara terakhir dalam perayaan penobatan raja selama setahun. Tetapi pekan lalu, acara tersebut ditunda hingga akhir tahun karena kondisi cuaca.

Baca juga: Naruhito akan Dinobatkan Jadi Kaisar Jepang, Hari Ini

Raja Vajiralongkorn dimahkotai sebagai raja konstitusional pada Mei setelah pertama kali naik takhta setelah kematian ayahnya pada 2016, yang memerintah selama 70 tahun.

Beberapa hari sebelum upacara penobatannya, raja menikahi wakil kepala pengawal pribadinya, Suthida Tidjai, 41, memberinya gelar Ratu Suthida Bajrasudhabimalalakshana.

Sebelum mengangkat gelar Sineenat pada Juli, gelar permaisuri bangsawan belum digunakan sejak sebelum akhir monarki absolut Thailand pada 1932.

Bulan berikutnya, istana merilis satu set foto Sineenat yang terang-terangan tidak biasa, bersama dengan biografinya yang resmi di situs webnya.

Beberapa foto dalam tradisi kerajaan biasa, dengan Sineenat mengenakan pakaian Thailand dan duduk di kaki raja. Dia juga digambarkan di kokpit jet tempur dan mengenakan crop topdi balik kendali pesawat ringan.

Halaman itu tampaknya telah dihapus pada Senin (21/10). Baru-baru ini, Sineenat ditampilkan dalam foto-foto resmi yang dirilis istana yang melakukan pekerjaan sukarela di Bangkok.

Pernyataan pada Senin (21/10) menggambarkan rincian yang jelas tentang perilaku Sineenat. Dia dianggap menentang penunjukan Suthida karena dia berharap ditunjuk sebagai ratu.

Ini yang membuatnya disebut sebagai ‘ambisius’ dalam berusaha mendapatkan gelar kerajaan dan ‘mempromosikan diri sendiri’ dalam menjalankan kegiatan kerajaannya.

"Dia tidak memiliki pemahaman tentang tradisi kerajaan yang baik. Dia menunjukkan ketidaktaatan terhadap raja dan ratu," kata pernyataan itu. (Medcom/OL-2)

BERITA TERKAIT