22 October 2019, 06:30 WIB

Lawan pun Dirangkul


Akmal Fauzi | Politik dan Hukum

MI/RAMDANI
 MI/RAMDANI
Prabowo Subianto, 68 tahun Ketua Umum Partai Gerindra (kiri) dan Edhy Prabowo, 46 tahun Wakil Ketua Umum Partai Gerindra (kanan).

BERJALAN ­gagah dengan semringah dan sesekali melambaikan tangan ke kalangan pers, Ketua Umum Partai ­Gerindra Prabowo Subianto yang ditemani Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo memasuki area Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin, pukul 16.10 WIB.

Hampir sejam diterima ­Presiden Joko Widodo, mantan Danjen Kopassus itu keluar dari dalam Istana. Dia menyatakan kesiapan mengemban tugas sebagai menteri pertahanan pada Kabinet Kerja jilid II periode 2019-2024. “Saya akan bekerja sekeras mungkin untuk mencapai sasaran dan harapan yang ditentukan,” kata Prabowo. 

Perihal posisi untuk Edhy,  Prabowo menyebut akan disampaikan langsung oleh Jokowi, besok.

Sebelumnya, saat menemui Presiden Jokowi dan bersafari politik ke partai koalisi pemerintahan, Prabowo menegaskan siap membantu pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin. “Saya sudah sampaikan keputusan kami, Partai Gerindra, apabila diminta, siap bantu. Hari ini (kemarin) resmi diminta,” tukasnya.

Dalam kontestasi Pilpres 2019, Gerindra bersama PAN dan PKS bertarung menghadapi koalisi Jokowi. Bahkan, Prabowo tidak segan-segan mengkritik pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, termasuk sistem pertahanan RI yang menurutnya hanya bisa berperang selama 3 hari.

Sejumlah survei menyebutkan sebagian besar pendukung Gerindra menolak partai besutan Prabowo itu bergabung dengan koalisi pemerintah. Artinya, tetap beroposisi.

Selain Prabowo, 10 nama calon menteri lainnya dipanggil ke Istana. Mereka menggunakan kemeja putih. Namun, Bupati Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, Christiany Eugenia Paruntu, harus gigit jari karena hanya ditemui Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Pemanggilan calon menteri di hari pertama cukup mengejutkan karena banyak wajah baru nan muda meski ada juga beberapa wajah lama. (Lihat Grafik)

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Airlangga Hartarto, 57 tahun Ketua Umum Partai Golkar

 

MI/RAMDANI

Mahfud MD, 62 tahun Ketua MK 2008 - 2013

 

MI/RAMDANI

Erick Thohir, 49 tahun Erick Thohir, 49 tahun

 

Pemanggilan akan dilanjutkan hari ini. Menurut rencana, pelantikan menteri dilakukan besok.

Pengamat politik Hanta Yuda menyatakan koalisi pemerintahan Jokowi-Amin kelewat besar dengan masuknya Gerindra. “Demokrasi yang sehat membutuhkan pemerintahan yang kuat dan parlemen yang juga kuat sebagai kontrol. Penyeimbang diperlukan jika kebijakan pemerintah menyimpang. Koalisi yang dibangun Jokowi menjadi tambun atau kebesaran,” kata Hanta, kemarin. (Dhk/X-4)

 

MI/RAMDANI

Nadiem Anwar Makarim, 35 tahun Pendiri GoJek

BERITA TERKAIT