21 October 2019, 18:30 WIB

Laiskodat: NTT Butuh Prioritas dan Kerja Luar Biasa


Palce Amalo | Nusantara

MI/Palce
 MI/Palce
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat disalami ASN saat turun dari jet pribadinya di Bandara El Tari Kupang, Senin (21/10) petang.

GUBERNUR Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat tiba kembali di Kupang dengan jet pribadi, Senin (21/10) sekitar pukul 17.50 Wita.

Laiskodat pulang setelah sebelumnya menolak tawaran Presiden Joko Widodo menjadi salah satu menteri di Kabinet Kerja Jilid II.

Menurutnya, penolakan tawaran menteri sudah melalui diskusi mendalam bersama presiden dan juga DPP Partai NasDem. Inti dari diskusi tersebut, kata dia, presiden memahami betul bahwa pembangunan di NTT perlu dilanjutkan.

"Dalam diskusi bersama presiden, saya ditugaskan kembali ke sini (NTT) karena dilihat NTT perlu ada prioritas dan kerja-kerja yang extraordinary (luar biasa)," ujarnya kepada wartawan.

Menurut Laiskodat, sebelum bertolak ke Jakarta untuk memenuhi panggilan presiden untuk menjadi menteri, Dia sudah berpesan, jika tiba di sana, dia disuruh memilih menjadi menteri atau gubernur, tentu ia memilih gubernur. Lain halnya, jika presiden memerintahkan untuk menjadi menteri.


Baca juga: Daerah masih Butuh Infrastruktur Andal


"Kalau disuruh pilih, saya pasti pulang karena saya maju gubernur," ujarnya.

Saat ditanya wartawan, Laiskodat mengatakan senang bisa kembali untuk menyelesaikan tugas-tugasnya sebagai gubernur hingga akhir masa jabatannya.

Kepulangan Laiskodat tersebut dijemput ratusan orang berasal dari pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) serta aparatur sipil negara lainnya.

Turut menjemput Garda Pemuda NasDem yang berbaris di sisi jalan yang dilewati gubernur mulai dari gerbang hingga teras gedung VIP Bandar Udara El Tari. (OL-1)

BERITA TERKAIT