21 October 2019, 15:16 WIB

Cerita di balik Bupati Minahasa yang Ternyata Tak Bertemu Jokowi


Akmal Fauzi | Politik dan Hukum

MI/RAMDANI
 MI/RAMDANI
Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu melambaikan tangannya saat berjalan memasuki Kompleks Istana Kepresidenan.

BUPATI Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu atau Tetty Paruntu ternyata tak diundang oleh Presiden Joko Widodo saat datang berkemeja putih ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10).

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Mahmudin menyebut, Tetty datang ke Istana karena diusulkan Partai Golkar sebagai menteri.

Namun, saat di salah satu ruang tunggu komplek Istana Kepresidenan, Tetty Paruntu hanya bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di lingkungan Istana Negara.

“Jadi tidak bertemu langsung dengan Presiden Jokowi,” ujarnya.

Baca juga: Tetty Paruntu Bupati Minahasa Dipanggil ke Istana

Namun Bey tidak menjelaskan kenapa Tetty tidak jadi bertemu Jokowi. Selesai bertemu dengan Airlangga, menurut Bey, Tetty langsung meninggalkan Istana. Kendati demikian Tetty tak terpantau keluar lewat pintu tempat awak media menunggu.

Sebelumnya, Tetty tiba di Istana Negara sekitar pukul 10.15 WOB. Tetty juga mengenakan kemeja warna putih dan celana panjang hitam. Ia tidak menjawab pertanyaan wartawan. Tetty langsung bergegas masuk ke Istana Negara ditemani dua orang perempuan. Tetty Waruntu adalah politikus Partai Golkar. (OL-4)

BERITA TERKAIT