21 October 2019, 06:49 WIB

Jokowi Mohon Izin Ajak Gerindra ke Kabinet


M Rodhi Aulia | Politik dan Hukum

MI/Ramdani
 MI/Ramdani
 Presiden Joko Widodo akan mengumumkan susunan kabinetnya bersama Ma'ruf Amin pada Senin (20/10/2019) pagi. 

PARTAI Gerindra hampir dipastikan bergabung dengan pemerintah. Hal itu tampak dari pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada sejumlah relawan yang diundang ke Istana Negara pada Minggu (20/10) malam.

"Jokowi dengan kerendahan hati memohon izin kepada relawan menerima Gerindra masuk kabinet," kata Koordinator Nasional Relawan Jokowi Poros Benhil, Aznil Tan, Minggu (20/10) malam.

Meski demikian, kata Aznil, dalam lima tahun mendatang bukan berarti tidak ada partai oposisi. Dalam kesempatan yang sama, Jokowi berharap tiga partai lainnya konsisten di barisan oposisi.

"PAN, PKS dan Demokrat diharapkan untuk berada di luar pemerintahan untuk menjaga keseimbangan," ujar Aznil mengungkapkan pernyataan Jokowi.

Dalam makan malam bersama dengan 200 relawan pendukung itu, Jokowi meminta maaf terpaksa membatalkan acara syukuran rakyat atas pelantikan presiden dan wakil presiden. Menurut dia, Jokowi sangat ingin sekali menyapa rakyatnya, tapi terkendala jadwal yang begitu padat.

Seperti halnya menerima tamu undangan dari dalam maupun luar negeri serta ucapan selamat dari Kepala Negara lainnya yang menelepon secara langsung.

Jokowi, lanjut Aznil, berterima kasih kepada rakyat atas kepercayaannya untuk melanjutkan kepemimpinannya 2019-2024.

"Jokowi berjanji bersungguh-sungguh memajukan Indonesia dan mengharapkan relawan untuk ikut mengawal visi Indonesia ke depan," tegas dia.

baca juga: Duet Jokowi-Amin harus Bervisi Hukum

Pertemuan dengan perwakilan relawan, Jokowi didampingi Kepala Staf Presiden Moeldoko. Ia mendatangi relawan pada pukul 21.10 WIB. Kemudian Jokowi berkeliling menemui relawan yang duduk di meja round table dan meja panjang yang memberi ucapan selamat atas pelantikan beliau sebagai presiden kembali periode 2019-2024. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT