20 October 2019, 23:04 WIB

SDM Unggul Tercipta dari Proses Kebudayaan


Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora

MI/Rommy Pujianto
 MI/Rommy Pujianto
Budayawan Radhar Panca Dahana

KEINGINAN pemerintah untuk meciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul seharusnya tidak hanya ditekankan pada proses pendidikan saja, padahal SDM unggul dan kreatif bisa tercipta dari proses kebudayaan.

"Mereka terlalu percaya kepada pendidikan, padahal pendidikan hanya salah satu elemen dari kebudayaan," kata budayawan Radhar Panca Dahan kepada Media Indonesia, Minggu (20/10).

Radhar menuturkan, pendidikan yang hanya mengutamakan basis kurikulum, metode pengajaran, dan notabenenya kontinental tidak terlalu memberikan manfaat pada perkembangan moril.

Baca juga : Jokowi Tegaskan Target Indoneisa Jadi Negara Maju pada 2045

Di sisi lain, kebudayaan yang merupakan proses memuliakan manusia sering dilupakan, bahkan perlahan tersingkirkan.

"Anak-anak tidak mengenal lagi akar budayanya, padahal itu basis dari pembentukan manusia, karena pendidikan berbasis kontinental sama sekali tidak menyentuh kebudayaan, tidak memberi ruang. Apalagi metode pengajaran yang saat ini membuat murid tidak memahami kebudayaan sehingga mereka terserabut gara-gara pendidikan," tandasnya. (OL-7)

 

BERITA TERKAIT