20 October 2019, 18:31 WIB

Tim Ekonomi Kabinet Baru Harus Berpola Pikir Pengusaha


Andhika Prasetyo | Ekonomi

Antara/Wahyu Putro A
 Antara/Wahyu Putro A
Direktur Eksekutif Apindo Danang Girindrawardana 

ASOSIASI Pengusaha Indonesia (Apindo) berharap tim ekonomi di kabinet Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin diisi oleh sosok-sosok yang memiliki pola pikir seperti pelaku usaha.

Dengan begitu, regulasi-regulasi yang dibuat tidak akan rumit, berbelit dan menyulitkan pebisnis.

Dalam lima tahun terakhir, Direktur Eksekutif Apindo Danang Girindrawardana menilai tim ekonomi di Kabinet Kerja belum mampu mewujudkan harapan itu.

Banyak kementerian yang menerbitkan aturan yang justru menyulitkan kegiatan ekonomi. Belum lagi, adanya regulasi yang tumpang tindih antarinstansi yang membuat pengusaha kelimpungan mengurus berbagai perizinan.

"Jadi kami harap di periode kedua ini, presiden mengisi kabinet dengan semangat entrepreneurship, bukan kabinet teknokratik, bukan kabinet yang penuh regulasi," ujar Danang kepada Media Indonesia, Minggu (20/10).

Baca juga : Jokowi Maruf Harus Maksimalkan Pertumbuhan Ekonomi

Dengan diisi sosok-sosok yang memiliki satu frekuensi dalam kegiatan bisnis, diharapkan tidak akan lagi tercipta kebijakan-kebijakan yang menghambat regulasi. Sebaliknya, berbagai aturan yang menyulitkan sebisa mungkin bisa diperbaiki menjadi lebih efektif dan efisien.

"Tujuan presiden kan jelas, ingin ada banyak investasi yang masuk. Itulah yang harus dilakukan agar kita tidak kalah dengan negara tetangga," tandasnya.

Secara mendasar, beberapa regulasi yang harus dibenahi ialah terkait ekspor.

Dalam kegiatan ekspor, pengusaha membutuhkan waktu yang lama untuk melengkapi dokumen-dokumen yang dipersyaratkan.

Berdasarkan data Bappenas, eksportir asal Indonesia butuh waktu hingga 4,5 hari untuk menyelesaikan persoalan dokumen. Sementara, negara tetangga yakni Thailand hanya memerlukan 2,3 hari, Malaysia 1,6 hari bahkan di Singapura bisa selesai hanya dalam setengah hari. (OL-7)

BERITA TERKAIT