20 October 2019, 14:37 WIB

KPU : Pelantikan Aman dan Lancar, Demokrasi Makin Matang


Putra Ananda | Politik dan Hukum

Dok.MI
 Dok.MI
Ketua Komisi Pemilihan Umum Arief Budiman

KETUA Komisi Pemilihan Umum Arief Budiman mengungkapkan Sidang Paripurna Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden merupakan rangkaian tahapan akhir dari Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

"Pelantikan ini jadi tahapan terlahir yg diatur KPU. Kami harap pelantikan berjalan lancar tertib sampai selesai. Apapun yg terjadi akan kami masukan dalam laporan kami," ujar Arief di Gedung MPR/DPR Jakarta, Minggu (20/10).

Arief berharap presiden dan wakil presiden yang baru dilantik bisa langsung fokus bekerja untuk 5 tahun mendatang. Khususnya meningkatkan kualitas pelaksanaan Pilkada dan Pemilu yang akan datang dengan penyempurnaan beberapa regulasi.

"Setelah presiden dipilih dan menteri dipilih, kinerja pemerintah khususnya Pilkada 2020 diharapkam semakin baik," tuturnya.

Arief menjelaslan salah satu yang perlu dibahas ke depan ialah mengenai peraturan tentang e-recap dan oembahasan lembali mengenai pencalonan dari mantan narapidana.

"Kita usulkan akan salinan dalam bentuk digital berupa e-recap dan syarat pencalonan untuk mantan terpidana," ujarnya.

Arief melanjutkan perjalanan demokrasi khususnya Pemilu semakin baik dari waktu ke waktu sejak pertama kali dilakukan pada tahun 1999. Pemilu semakin transparan dan kredibel. Banyam negara lain yang ingin belajar demokrasi di Indonesia.

"Bukan hanya pemantauan tapi sekarang banyak negara yang belajar demokrasi ke Indonesia," ujarnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT