20 October 2019, 08:00 WIB

8 Atlet Wushu Indonesia Berlaga di Kejuaraan Dunia Shanghai


Despian Nurhidayat | Olahraga

MI/Rommy Pujianto
 MI/Rommy Pujianto
Penampilan atlet Wushu nasional Edgar Xavier Marvelo dalam Asian Games 2018. Kini ia ikut berlaga dalam Kejuraan Dunia Wushu di Shanghai.

SEBANYAK delapan atlet wushu Indonesia yang akan turun di nomor Taulo dan nomor Sanda siap memberikan penampilan terbaik pada hari pertama Kejuaraan Dunia Wushu di Shanghai, Tiongkok, Minggu (20/10).

Lima atlet Taolo yang akan turun yakni Edgar Xavier Marvelo dan Seraf Naro Siregar (Daoshu putra), Fayla Maharani Ningtyas (Nanquan putri), Nandhira Mauriska (Jianshu putri), Harris Horatius (Nanquan putra), dan Alexandra Calista Setiawan (Taijijian Putri).

Sedangkan tiga atlet Sanda ialah Abdul Haris (kelas 65 kg putra), Puja Riyaya (70 kg putra), dan Rosalina Simanjuntak (48 kg putri). Abdul Haris akan menghadapi Alvarez Raul Ardian (Argentina), Puja Riyana akan bertemu Ayoub Khaoua, (Maroko) dan Rosalina berhadapan dengan Hayriye Turksoy (Turki).

"Tim pelatih tidak memberikan beban yang berlebih bagi atlet, jika diberikan target mereka akan terbebani. Yang penting bagi mereka adalah menampilkan permainan terbaik yang dimilikinya karena persiapan latihan sudah dilakukan dengan baik," ungkap Kepala Pelatih Tim Wushu Indonesia, Novita dalam keterangan resminya, Sabtu (19/10).

Untuk menghadapi kejuaraan dunia ini, atlet wushu Indonesia baik yang tampil di nomor Taolu dan Sanda sudah menjalani Trainning Camp (TC) di Tiongkok sejak September lalu. Bahkan, mereka juga mendapat kesempatan untuk berlatih bersama dengan Tim Wushu China yang akan turun di Kejuaran Dunia Wushu yang digelar 20-24 Oktober 2019.

"Soal kepercayaan diri sudah tidak kami khawatirkan lagi. Itu pasti akan tumbuh karena anak-anak telah menjalani TC dan berlatih bersama dengan Tim Wushu China. Mudah-mudahan apa yang didapatkan dari TC itu bisa ditampilkan dalam pertandingan nanti," lanjutnya.

Berbicara mengenai peluang atlet Sanda, Novi mengungkapkan terdapat peluang yang cukup lebar terutama di kelas 48 kg putri. Hal ini dikarenakan atletnya punya pengalaman menghadapi lawan yang sama pada tahun lalu.

"Rosalina itu pernah bertemu dengan lawannya tahun lalu, Insya Allah dia bisa mengatasinya pada pertemuan kedua ini. Dan, kita juga berharap Abdul Haris dan Puja Riyana bisa melangkah ke babak selanjutnya," tandas Novita.

baca juga: Hendra/Ahsan Ciptakan All Indonesian Final di Denmark

Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia, Arilangga Hartarto meminta  seluruh atlet untuk menampilkan kemampuan terbaiknya sehingga Merah Putih dapat berkibar di Shanghai. Kejuaraan Dunia Wushu ini berlangsung 20-24 Oktober 2019. Untuk nomor Taulo diikuti 52 negara sedangkan nomor Sanda diikuti 68 negara. (OL-3)

 

 

BERITA TERKAIT