20 October 2019, 04:00 WIB

Atraksi Budaya Sambut Pelantikan Jokowi-Ma'ruf


Ardi Teristi Hardi | Nusantara

ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/ama.
 ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/ama.
 Peserta mengikuti pawai bertajuk "Merah Putih dari Yogyakarta untuk Indonesia" di Kawasan Malioboro, Yogyakarta, Sabtu (19/10/2019)

MASYARAKAT Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyambut dengan sukacita pelan-tikan Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin sebagai presiden-wakil presiden Republik Indonesia.

Mereka menggelar Parade Merah Putih di sepanjang Jalan Maliobo-ro, kemarin. Pawai dimulai dari halaman kantor DPRD Provinsi DIY hingga ke Benteng Vredeburg.

Sekitar dua ribu orang ikut serta dalam parade yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB itu. Koordinator Parade Merah Putih, Widihasto Wasana Putra, menjelaskan peserta pawai berasal dari berbagai elemen masyarakat.

Dia merinci terdapat 35 konti-

ngen yang ikut ambil bagian dalam acara itu, yakni Paskibraka DIY, abdi dalem Kasultanan Yogyakarta, abdi dalem Kadipaten Pakualaman, Marching Band Universitas Gadjah Mada, Bregada Niti Manggala, GK Ladies, dan Srikandi Idaman.

Selain itu, Laskar Kebaya Metal, Detasemen Cobra Airsoft Gun Club Yogyakarta, Marching Band SMA Bopkri II Yogyakarta, Bregada Klo-no Cipto Wening, dan Batalyon TNI 403/Wirasada Pratista juga turut mengikuti pawai.

Widihasto menambahkan, parade itu sekaligus menunjukkan keberagaman etnik dan budaya yang ada di Indonesia. Untuk lebih meme-riahkan parade, para peser-ta menampilkan berbagai atraksi seni, seperti barongsai dan liong serta tarian dari Papua.

Dalam gelaran acara itu, dipanjatkan tiga pokok doa yang memohon keutuhan NKRI yang berlandaskan Pancasila agar tetap jaya, kebersa-maan yang terus terawat lewat persatuan dan kesatuan antara komponen warga bangsa, serta kepemimpinan Jokowi-Amin tetap bervisi kerakyatan.

Di Solo, warga memiliki cara unik menyambut pelantikan Jokowi-Amin sebagai presiden-wakil presi-den periode 2019-2024. Mereka beramai ramai menghias tembok kampung sepanjang hampir 200 meter dengan gambar presiden RI dari masa ke masa.

Tumpah ruah

Di Klaten, Jawa Tengah, ribuan orang tumpah ruah di lapangan Sendang Plampeyan, kompleks makam Ki Ageng Gribig di Jatinom, Jumat (18/10).

Mereka datang untuk ngalap berkah kue apem yaqowiyu pada perayaan yaqowiyu yang merupa-kan tradisi budaya warisan Ki Ageng Gribig.

Acara itu dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Bupati Klaten Sri Mulyani. Ganjar dalam sambutannya meminta agar pera-yaan yaqowiyu dijadikan media pemersatu bangsa. "Apalagi, akan ada pelantikan presiden dan wakil presiden. Semoga Indonesia aman, rukun, dan damai. Untuk itu, kita harus berdoa agar persatuan dan kesatuan terjaga."

Di Jambi, digelar Parade Kebangsaan di halaman Masjid Agung Nur Addarojat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jumat (18/10).

"Kami siap mendukung pelantik-an presiden dan wakil presiden RI yang sejuk, aman, dan damai. Kami menolak segala bentuk tindakan anarkistis, aksi terorisme dan radikalisme di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung, Tanjung Jabung Timur, Jambi!" ungkap peserta parade. (JS/SL/WJ/AU/N-3)

BERITA TERKAIT