17 October 2019, 09:10 WIB

Asupan Kalsium Cukup dan Yoga Bisa Cegah Osteoporosis


Eni Kartinah | Humaniora

Istimewa
 Istimewa
Gerakan yoga di atas kursi selama 30 menit bisa menguatkan tulang dan mencegah osteoporosis.

HARI Osteoporosis Dunia diperingati masyarakat internasional setiap 20 Oktober. Bersamaan dengan peringatan tersebut, digelar acara yang mengampanyekan ‘Cegah Osteoporosis Sejak Dini Dengan Yoga’ di Tanamera Coffee, Jakarta,Rabu (16/10).

Dalam peringatan tersebut, masyarakat Indonesia diajak untuk diberi awareness atau kesadaran  untuk semangat hidup sehat mencegah osteoporosis sejak dini dengan gerakan- gerakan yoga mudah dan bisa dilakukan kapan saja saat beraktivitas hanya dengan menggunakan media kursi.

Pada acara yang digelar Lock&Lock Indonesia dan CDR, diisi Talkshow & Yoga Class. Astrid Amalia, Instruktur Yoga dan juga penulis buku ‘Tetap Sehat Dengan Yoga mengungkapkan,“Gerakan–gerakan yoga dapat menguatkan tulang dan otot dengan cara yang sangat aman bagi siapapun, baik untuk pencegahan ataupun yang sudah terkena osteoporosis.

“Yoga dapat meningkatkan keseimbangan tubuh sehingga tubuh menjadi kuat dan tidak mudah goyah,“ kata Astrid.

Astrid menambahkan, cukup dengan 30 menit melakukan gerakan–gerakan yoga yang mudah kita sudah mencegah bisa osteoporosis.

“Tidak perlu menggunakan matras, simple menggunakan kursi kita bisa melakukan dimanapun seperti di kantor, di rumah, atau tempat biasa kita beraktivitas tanpa repot membawa matras,” paparnya.

Pada cara tersebut, Astrid memberi kelas yoga 30 menit dengan menggunakan kursi bersama media.

Ia mengajarkan gerakan–gerakan yoga yg mudah menggunakan kursi dan media pun mengikuti dengan antusias setiap gerakannya dan ini menjadi satu experience baru untuk mereka mencoba yoga dengan kursi

Sementara itu, Artini Asputri, Public Relations Manager Lock&Lock mengatakan, “Kami sangat senang bisa berkolaborasi dengan CDR untuk mengampanyekan ‘Cegah Osteoporosis Sejak Dini Dengan Yoga’.”

“Kami sangat peduli dengan kesehatan konsumen dan dengan kolaborasi kampanye ini kami dapat memberikan awareness tentang hidup sehat dan pencegahan osteoporois sejak dini dengan Yoga. Sehingga masyarakat Indonesia bisa menikmati hidup sehat hingga masa tua,” kata Artini. 

Ia menjelaskan bahwa osteoporosis adalah penurunan kualitas dan kepadatan tulang yang mengakibatkan tulang menjadi rapuh, lebih sensitif dan mudah mengalami patah tulang (fraktur).

“Penyakit ini masuk ke dalam kategori penyakit degeneratif yaitu penyakit yang risikonya makin tinggi seiring dengan bertambahnya usia,” jelasnya.

Menurut Artini, beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena osteoporosis diantaranya adalah usia, menopause pada wanita, berat badan yang tidak proporsional berat badan di bawah normal.

“Kekurangan asupan kalsium termasuk vegetarian dan penderita intoleransi laktosa, kebiasaan merokok, minum alkohol, minuman kola bersoda dan kopi, gangguan hormonal, penyakit kronik ginjal dan hati, rendahnya aktivitas fisik , genetika dan riwayat melahirkan dan menyusui,” paparnya.

Dr. Suci Sutinah, Medical Advisor PT Bayer Indonesia, yang hadir menjadi narasumber mengatakan,“Osteoporosis dapat dicegah sejak dini di antaranya dengan mengurangi kebiasaan merokok serta konsumsi minuman kola bersoda, kopi dan alkohol.

“Serta makanan tinggi natrium misalnya keripik atau makanan yang berpengawet, menjaga berat badan proporsional, mencukupi kebutuhan kalsium dan vitamin D sehari-hari dan juga secara rutin berolah raga. Salah satu olahraga terbaik yang dilakukan untuk pencegahan osteoporosis adalah dengan gerakan yoga,” papar dokter Suci.(OL-09)

 

BERITA TERKAIT