19 October 2019, 20:32 WIB

Fotografer Minta Akses Foto di Roof Top, Ini Kata Anies


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

ANTARA/MUHAMMAD ADIMAJA
 ANTARA/MUHAMMAD ADIMAJA
Simulasi pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden di kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (18/10) dibidik dari atas gedung. 

JAKARTA Content Creator Community tengah mengadakan diskusi dan pameran bertajuk Ruang Ketiga Jakarta di Gedung Blok G Balai Kota pada hari ini, Sabtu (19/10), hingga Minggu (20/10) besok.

Dalam diskusi hari pertama diisi oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, fotografer profesional Arbain Rambey, dan perwakilan Jakarta Content Creator Community Ijoel.

Dalam kesempatan yang sama, juru bicara Jakarta Content Creator Community, Bagas Djinargo, mengungkapkan kegelisahannya karena sulit mendapat akses untuk ke puncak gedung-gedung pencakar langit guna mengambil foto dari sudut atap gedung (roof top).

Bagas menyatakan ada ketertutupan akses terutama dari pihak swasta. Ia menegaskan meski saat ini ada teknologi drone, namun tetap lebih baik membidik sendiri melalui kamera.

"Selama ini kami sulit untuk mengakses foto-foto di roof top. Kalau bisa Pemprov DKI memfasilitasi ini agar kami lebih mudah dalam memotret Jakarta dari atap gedung," ungkap Bagas, Sabtu (19/10).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyambut positif saran itu dan beejanji akan mengakomodir para fotografer untuk bisa mengakses atap gedung pencakar langit di Jakarta.

"Mungkin nanti akan kita bikinkan surat edaran untuk bisa membuka akses bagi teman-teman foto agar diberi kesempatan dengan waktu yang sudah ditentukan," ungkapnya.

Menurutnya hanya diperlukan komunikasi dan koordinasi agar pihak swasta mau membuka akses tersebut.

"Mereka juga sebetulnya senang jika nanti di foto yang dihasilkan ada keterangan dari sudut gedung mana foto itu diambil. Itu akan jadi kredit tersendiri bagi mereka," ujarnya.

Baca juga: Gubernur Anies Jelaskan Alasan Peniadaan CFD pada 20 Oktober

Sementara itu, melalui kesempatan itu Pemprov DKI ingin membuka kesempatan yang seluas-luasnya kepada para fotografer untuk mengambil potret Jakarta. Dengan adanya pameran foto tersebut diharapkan warga Jakarta akan lebih mengenali Ibu Kota dan pertumbuhan dan perkembangannya.

Sebagaimana diketahui, Pemprov DKI Jakarta secara masif melakukan pembangunan insfrastruktur publik dalam dua tahun terakhir. Hal ini merupakan komitmen penuh dalam menghadirkan Ruang Ketiga Publik yang nyaman bagi warga Jakarta, baik untuk beraktivitas maupun berinteraksi. 

Penataan Ruang Ketiga Publik turut melibatkan seluruh komponen masyarakat. Hal ini sesuai dengan konsep City 4.0, di mana Pemerintah sebagai kolaborator dan masyarakat sebagai ko-kreator.

Oleh karena itu, Gubernur Anies menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta terus membuka diri untuk berkolaborasi. Dalam hal ini, seluruh masyarakat dapat membuat karya-karya fotografi atas kota Jakarta. Ia pun menuturkan, ada banyak perspektif tentang Jakarta, dari mulai bangunannya sampai kehidupan manusianya.

"Kami mendorong agar kota ini tidak dibangun sendirian. Sekarang saatnya kita melakukan kerja bersama. Inovasi-kreativitas yang ada di masyarakat bersama dengan pemerintah yang punya kewenangan itu bekerja bersama, lalu muncul menjadi terobosan yang dirasakan masyarakat. Kami bersyukur bisa jadi tuan rumah dalam memamerkan karya para content creator, khususnya fotografi atas wajah Jakarta," ungkapnya. 

"Karya foto yang saat ini dipamerkan, nantinya akan kita perluas. Sehingga, bisa dirasakan (dilihat) oleh masyarakat lebih banyak lagi. Jadi, nanti tempatnya tidak hanya di sini," jelasnya. (A-4)

BERITA TERKAIT