19 October 2019, 19:41 WIB

Muhammadiyah: Pelantikan Jokowi-Amin Akhiri Polarisasi Masyarakat


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

MI/ Sausanto
 MI/ Sausanto
Haedar Nasir

KETUA Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Haedar Nasir berharap pelantikan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden bisa menjadi akhir dari polarisasi yang sempat terjadi sebelumnya.

"Harapannya pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Jokowi-Amin, dapat berjalan lancar, aman, dan hidmat agar menjadi momentum memulai amanah dengan seksama," terangnya saat dihubungi Media Indonesia, Sabtu (19/10).

 

Baca juga: Pakar Paparkan Alasan Pelantikan Jokowi-Amin Aman dan Lancar

 

Menurut dia, Jokowi-Amin merupakan Presiden dan Wakil Presiden seluruh rakyat Indonesia setelah nantinya mengucap sumpah. Maka ia mengharapkan keduanya mampu membawa Indonesia maju, makmur dan bermartabat.

"Selamat kepada Pak Jokowi dan Pak Maruf Amin selaku Presiden dan Wapres, semoga dapat mengemban amanah sebaik-baiknya guna membawa Indonesia menjadi negara yang lebih maju, adil, makmur, bersatu, bermartabat, dan berdaulat. Harapan seluruh rakyat Indonesia tertuju dan berada di pundak keduanya, " jelasnya.

Adapun soal rekonsiliasi politik merupakan keniscayaan jika Indonesia ingin maju dan pemerintahan berjalan stabil. "Soal parpol ada yang di pemerintahan atau di luar hal itu positif agar ada check and balance sehingga demokrasi berjalan dinamis. Tetapi koridor moralnya demi bangsa dan negara, bukan untuk partai dan golongan sendiri," pungkasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT