19 October 2019, 18:22 WIB

Jokowi-Amin tidak Gunakan Kereta Kencana lagi


Zakaria Habib Al-Ra'zie | Politik dan Hukum

MI
 MI
Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla dengan menaiki Kereta Kencana saat menuju Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/10/2014).

PRESIDEN terpilih Joko Widodo dan Wapres terpilih Ma'ruf Amin dipastikan tidak akan menggunakan kereta kencana saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 20 Oktober 2019.

Sehingga, berbeda dengan suasana pelantikan, lima tahun silam, di mana Presiden Jokowi menumpangi kereta kencana seusai dilantik oleh MPR ke Istana Merdeka.

"Pak Jokowi tidak pakai kereta kencana seperti 2014. Itu dipastikan tidak ada," kata Ketua Panitia Pelaksana Syukuran Inaugurasi Presiden dan Wakil Presiden RI Andi Gani Nena Wea di Jakarta, Sabtu (19/10).

Andi mengatakan, setelah berkoordinasi dengan pihak aparat keamanan, sekitar 100 ribu pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin akan berkumpul di daerah Patung Kuda dan Taman Pandang Jakarta. Di Patung Kuda akan dipadati 40 ribu massa dan selebihnya di Taman Pandang.

"Kami berkoordinasi dengan aparat keamanan. Ini bukan demonstrasi, ini kan sambutan rasa syukur pada presiden yang akan dilantik. Kalau berkoordinasi pasti, masak kami tidak berkoordinasi. Semua ini untuk mencegah supaya tidak terjadi sesuatu yang fatal," kata dia.

Baca juga: PPP tidak Keberatan Partai Oposisi Dapat Jatah Menteri

Pada pelantikan, Minggu (20/10), sejumlah ruas jalan di sekitar Istana Negara ditutup total, di daerah Harmoni, Patung Kuda, Medan Merdeka Barat. "Pintu masuk hanya satu, pintu Monas dari arah Gambir yang di seberang Pertamina," kata Andi.

Masyarakat yang ingin menghadiri perayaan diimbau tidak membawa tas dan barang-barang yang tidak diperlukan. Sebab pihak keamanan akan memeriksa total pada setiap pengunjung.

"Semua yang masuk harus melalui X-Ray. Semua di screening total. Kami sarankan tidak membawa tas," sambungnya. (X-15)
 

BERITA TERKAIT