19 October 2019, 17:08 WIB

Operator Jalan Tol Cipali Terus Berupaya Tingkatkan Pelayanan


mediaindonesia.com | Ekonomi

Istimewa
 Istimewa
Kendaraan patroli jalan tol siap memberi pelayanan kepada pengguna jalan tol.  

SETIAP tahunnya PT Lintas Marga Sedaya (LMS) selaku Operator Jalan Tol Cikopo Palimanan (Cipali) yang telah memiliki Sertifikat Layak Operasi (SLO) dan telah memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM) selalu meningkatkan pelayanan dan mutu bagi pengguna jalan.

Setelah program 3E (Engineering, Enforcement, dan Education) sebagai strategi dalam mengurangi angka kecelakaan di Jalan Tol Cipali, kali ini PT Lintas Marga Sedaya melakukan penyegaran di beberapa mobil operasional, di antaranya mobil patroli Jalan Tol Cipali.

Mobil patroli menggunakan mobil Toyota Hilux keluaran terbaru tahun 2019 bermesin diesel 2400 cc sejumlah 12 unit. Mobil patroli juga dilengkapi dengan perambuan, lampu rotator, sirene, lampu sorot, dan prasarana tugas lainnya. Armada beserta petugas siap melayani pengguna jalan selama 24 jam secara gratis.

Selain itu, disiapkan mobil derek dengan jumlah 12 buah kendaraan derek yang tersebar di 6 lokasi siaga di simpang susun Cikopo, Simpang Susun Kalijati, Simpang Susun Subang, Simpang Susun Cikedung, Simpang Susun Kertajati, dan simpang susun Sumberjaya. Armada dan petugas siap melayani pengguna jalan selama 24 jam secara gratis sampai gerbang tol terdekat.

Tak hanya itu, ambulans dengan jenis kendaraan Toyota Hiace keluaran terbaru tahun 2019 yang memiliki kapasitas evakuasi dua korban kecelakaan dan juga dpilengkapi dengan peralatan medis sesuai dengan standar penanggulangan penderita gawat darurat.

Sebanyak lima unit ambulans telah disiagakan untuk cakupan wilayah Cikopo hingga Kalijati (wilayah 1), wilayah Subang (wilayah 2), wilayah Cikedung (wilayah 3), wilayah Kertajati hingga Sumberjaya (wilayah 4) dan wilayah Palimanan (wilayah 5).

Menurut Direktur Operasional PT Lintas Marga Sedaya Agung Prasetyo, sesuai dengan visi dan misi PT LMS menjadi role model bagi perusahaan pengelola jalan tol di Indonesia demi meningkatkan pelayanan prima dan berkelas kami terus berbenah memberikan yang terbaik untuk pelanggan kami.

"Ke depannya LMS akan terus melakukan perbaikan tidak hanya melalui program program inovasi seperti 3E tetapi dengan peningkatan armada penunjang fasilitas yang lebih baik dengan desain yang lebih fresh atau segar," kata Agung Prasetyo di Jakarta, Sabtu (19/10).

Selain itu, LMS, menurut Agung, akan selalu berkoordinasi dengan pihak Kepolisian Daerah, Kementrian Perhubungan, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan stakeholder lainnya dalam peningkatan pelayanan prima dan berkelas.

Jalan tol Cipali yang merupakan bagian dari jalan tol Transjawa diharapkan membawa peranan penting dalam proses distribusi barang dan jasa yang berdampak pada sektor perekonomian di Indonesia, khususnya Pulau Jawa, tambah Agung.

"Selain itu, LMS juga mengoptimalkan layanan untuk para pengemudi truk dengan membangun warung khusus driver pada setiap rest area," jelas Agung .

Dengan keberadaan warung dengan harga yang lebih terjangkau dan tempat istirahat gratis diharapkan pengemudi truk jarak jauh bisa beristirahat lebih baik.

Demikian juga pada event tertentu, pihak LMS juga bekerja sama dengan dinas kesehatan menyediakan pemeriksaan gratis untuk mengetahui tingkat kesehatan para pengemudi.

Manajemen LMS juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol untuk selalu mematuhi batas kecepatan min 60Km/ jam dan max 100 km/Jam. Pastikan kendaraan dan pengemudi fit dalam berkendara, beristirahatlah jika ngantuk.

LMS juga menyarakan pengemudi mengguankan 1 kartu uang elektronik (UE) untuk satu kendaraan, pastikan saldo cukup dan hubungi info layanan tol Cipali 0260 7600 600 dan follow akun resmi tol Cipali @lintasmarga di Twitter dan Instagram. (OL-09)


-

BERITA TERKAIT