19 October 2019, 18:00 WIB

PPP tidak Keberatan Partai Oposisi Dapat Jatah Menteri


Sri Yanti Nainggolan | Politik dan Hukum

MI/MOHAMAD IRFAN
 MI/MOHAMAD IRFAN
Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani

PARTAI Persatuan Pembangunan (PPP) ikhlas jika partai oposisi di Pilpres mendapat kursi menteri di pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. PPP menyerahkan sepenuhnya susunan Kabinet Kerja Jilid II kepada Jokowi.

"Kenapa harus dipermasalahkan? Ya kalaupun mau mempermasalahkan (tidak bisa). Sistem kita itu presidensial," kata Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani dikonfirmasi wartawan, Jakarta, Sabtu (19/10).

Di sisi lain, Arsul yakin partainya mendapat jatah kursi menteri.

"PPP insyaallah dapat portofolio kementerian," kata dia.

Baca juga: NasDem Restui Viktor Laiskodat Jadi Menteri

Sayangnya, Wakil Ketua MPR itu menolak memerinci nama yang disodorkan PPP kepada Jokowi.

Yang jelas, kata Arsul, PPP selaku partai pengusung tidak akan membatasi Jokowi memilih pembantunya untuk lima tahun ke depan.

"Tidak bisa reward itu membatasi hak presiden yang diberi hak prerogatif untuk kemudian ikut menentukan apa yang diambil, kita kembalikan saja ke beliau," kata dia.

Joko Widodo-Maruf Amin telah menyelesaikan susunan Kabinet Kerja Jilid II. Jokowi kemungkinan akan mengumumkan susunan kabinet, setelah pelantikan pada Minggu (20/10). (Medcom/OL-2)

 

BERITA TERKAIT