19 October 2019, 12:45 WIB

KSPSI Harap Kabinet Jokowi Segera Diumumkan


Thomas Harming Suwarta | Politik dan Hukum

ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
 ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Suasana acara silaturahmi kabinet kerja di Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/10)

KONFEDERASI Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) pimpinan Yoris Raweyai berharap Presiden Jokowi mengumumkan komposisi kabinetnya segera setelah pelantikan.

Hal tersebut untuk segera memberikan kepastian terutama untuk dunia usaha dan industri yang ujungnya berdampak pada para pekerja.

"Harapan kita sebagai pekerja buruh agar kabinetnya bisa segera diumumkan segera setelah pelantikan terutama agar tim ekonomi langsung tancap gas. Kondisi saat ini bagaimana pun dunia usaha atau industri sedang menunggu kepastian komposisi kabinet presiden Jokowi pada periode kedua ini," kata Sekjen KSPSI Arnod Sihite dalam keterangan kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (19/10).

Dalam rangka itu, kata Arnod, kabinet yang dibentuk juga harus memiliki kualifikasi khusus untuk mendongkrak ekonomi nasional.

Baca juga: Ketua DPR Hadiri Perpisahan Kabinet Kerja Jokowi-JK

Kabinet yang dibentuk, ungkap dia, harus memiliki empat kriteria sebagaimana sering disampaikan Jokowi yaitu mampu mengeksekusi program, memiliki integritas, memahami teknologi, memiliki kemampuan manajerial, loyalitas dan punya pengaruh secara politik.

"Dengan kondisi seperti sekarang ini kualifikasi seperti ini sangat ideal. Kami yakin Pak Jokowi mampu memilih orang-orang dengan kualifikasi ini," lanjut Arnod.

Bagi buruh, kata Arnod, pemerintahan baru Presiden Jokowi mendatang juga diharapkan memperhatikan persoalan-persoalan yang tengah dihadapi buruh saat ini seperti UU Ketenagakerjaan, PP 78, kenaikan iuran BPJS kesehatan, Peraturan Menteri Tenaga Kerja terkait tenaga kerja asing, Permenaker No 11 terkait outsourching, pembentukan Tripartitnas nasional yanf sudah vakum.

Hal itu, kata Arnod, untuk segera mengawal hak-hak buruh dan perundingan-perundingan yang dilakukan di daerah sebagai masukan untuk pengupahan dan isu buruh lainnya .

"Kami akan tetap mengawal ini sehingga harapannya dengan DPR yang baru dan pemerintahan periode kedua Pak Jokowi dapat duduk bersama untuk mengatasi masalah yang dihadapi buruh sehingga bisa terselesaikan dengan baik," tukasnya.

Terkait pelantikan, pihaknya berharap agar berjalan lancar dan disambut dengan sukacita oleh semua masyarakat.

"Kita hanya mendoakan agar berjalan aman, karena ini adalah peristiwa besar yang harua kita sambut dengan sukacita. Sudah saatnya kita bersama-sama membangun bangsa ini," pungkas Arnod. (OL-2)

BERITA TERKAIT