19 October 2019, 07:10 WIB

Mohon Maaf Saya Ganggu Tengah Malam


Akmal Fauzi | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
 ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Presiden Joko Widodo (kanan) berpelukan dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (kiri) dalam acara silaturahmi kabinet kerja di Istana Negara.

"SUARA Pak Tito bagus sekali. Meskipun kalah dikit dengan Paul Anka, suaranya hampir mirip-mirip," kata Presiden Joko Widodo memuji suara Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang bernyanyi dalam acara perpisahan menteri Kabinet Kerja, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (18/10/2019) sore.

"Namun, kalau saya disuruh milih, Pak Tito atau Paul Anka, saya pilih Paul Anka," canda Jokowi disambut tawa para menteri. Jokowi  sore itu memang mengumpulkan para menteri di penghujung  masa kerja Kabinet  Kerja Jokowi-JK.

Wapres Jusuf Kalla juga hadir bersama sang istri, Mufidah Kalla. Lima tahun kerja dirasakan Jokowi begitu cepat. Acara perpisahan itu dikemas santai sambil makan dan diiringi alunan musik.

Elek Yo Band, sebuah grup musik yang beranggotakan sejumlah menteri Kabinet Kerja, juga ikut menghibur.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menyampaikan terima kasih atas dedikasi para menteri untuk jalannya pemerintahan. Ia juga meminta maaf kepada menteri yang 'diganggu' di luar jam kerja.

"Mohon maaf saya ganggu tengah malam enggak sekali-dua kali ke Pak Tito, Kepala BIN, Menteri. Bu Menkeu tengah malam pernah saya telepon. Bu Retno pernah tengah malam saya telepon. Pak Basuki juga sama. Ya, itulah gangguan-gangguan yang sering saya lakukan karena negara ini memerlukan kerja kita semuanya," kata Jokowi.

Secara khusus, Jokowi juga mengucapkan terima kasih kepada JK yang sudah membantunya lima tahun pemerintahan.

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Presiden Joko Widodo (kedua kanan) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (kiri) tertawa dalam acara silaturahmi kabinet kerja di Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/10/2019).

 

JK sebaliknya mengatakan momen yang dilaluinya bersama Jokowi semuanya menarik.

"Saya selalu berpikir apa ya yang paling menarik, karena semuanya menarik. Jadi, saya bilang sama saja, semuanya menarik," ucap JK.

Namun, JK memiliki catatan khusus tentang Jokowi. Menurut JK, Jokowi sosok yang selalu ingin tahu detail setiap masalah. Karena itu, Jokowi kerap turun langsung untuk mengecek kinerja menteri. Alhasil, para menteri pun tidak bisa memanipulasi hasil kinerja mereka. (Akmal Fauzi/X-6)

BERITA TERKAIT