18 October 2019, 23:55 WIB

Alumni SMA Negeri 3 Bandung Serukan Persatuan


Abdillah Muhammad Marzuqi | Politik dan Hukum

MI/ANDRI WIDIYANTO
 MI/ANDRI WIDIYANTO
Anggota DPR RI partai Nasdem Muhammad Farhan (Tengah) bersama para alumni lain berfoto bersama seusai acara Alumni SMA Negeri 3 Bandung 

SEMPAT terpecah saat pemilihan presiden beberapa saat lalu, Alumni SMA Negeri 3 Bandung Ngahiji mengajak semua pihak untuk bersatu. Hal itu disampaikan dalam acara Pernyataan Sikap dan Doa di Gedung Joang 45 Jakarta (18/10).

Ketua Panitia Muhammad Fariza Irawady mengungkapkan bukan rahasia lagi jika banyak perpecahan terjadi saat pemilihan presiden, tidak hanya Alumni SMA Negeri 3 Bandung Ngahiji.

"Saya rasa bukan hanya alumni SMAN 3. Saya rasa kita sudah mengetahui bahwa di banyak sekolah, komunitas, kampus terpecah kemarin. Ada yang 01, ada yang 02. Itu tidak bisa kita pungkiri," terang Fariza.

Meski demikian, masa pilpres sudah selesai. Pemenang telah ditentukan dan tinggal menunggu pelantikan. Oleh karena itu Alumni SMA Negeri 3 Bandung Ngahiji menyatakan untuk bersatu.

"Namun dengan pelantikan besok, kami Alumni SMA Negeri 3 Bandung Ngahiji menyatakan bahwa tidak ada lagi pendukung 01, pendukung 02, yang ada adalah 3, persatuan Indonesia," tambah Fariza.

Selain pernyataan sikap, mereka juga mengadakan doa bersama lintas agama untuk mendoakan pelantikan presiden dan wakil presiden berjalan lancar.

"Kami juga melakukan doa bersama lintas agama agar pelantikan pesiden dan wakil presiden berjalan aman dan damai," pungkas Fariza. (OL-8)

BERITA TERKAIT