19 October 2019, 03:00 WIB

Lantunan Doa dari Pelosok Negeri


Alexander P Taum | Nusantara

Alexander P Taum
 Alexander P Taum
Doa Ibu Bhayangkari Untuk Presiden Terpilih di Pura Giri NataPolres Lembata

MASYARAKAT di pelosok Tanah Air terus berdoa menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 yang akan dilaksanakan besok. Doa bersama berdasarkan keyakinan masing-masing dilakukan di berbagai tempat ibadah.

Anggota Bhayangkari Polres Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), kemarin menggelar doa bersama secara serentak di tempat terpisah di lingkungan Polres Lembata. Doa bersama oleh para istri anggota Polri beragama Kristen dilaksanakan di aula Bhayangkari Cabang Lembata, yang beragama Islam melaksanakannya di Masjid At-Taubah, sedangkan mereka yang beragama Hindu melakukan doa bersama di Pura Giri Nata.

Ketua Bhayangkari Cabang Lembata Elisabeth Janes mengatakan, pihaknya menggelar doa bersama untuk keamanan, kedamaian, dan keutuhan seluruh rakyat Indonesia, terutama saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih Jokowi- Ma'aruf Amin.

"Saya yakin dan percaya, kuasa, kasih, dan cinta Tuhan akan melindungi Indonesia," ujarnya.

Selain dihelat para istri polisi, doa bersama juga dilaksanakan di setiap lingkungan dan basis bagi umat Katolik se Dekenat Lembata. Romo Deken Lembata, Rm Sinya da Gomez, mengatakan, doa bagi keamanan proses pelantikan Presiden dan Wapres dilakukan bertepatan dengan bulan Maria. Menurutnya, Sepanjang Oktober itu umat sedang menjalankan ibadat doa rosario setiap malam.

Di Tasikmalaya, Jawa Barat, ribuan warga bersama dinas dan instansi yang ada di kota itu melaksanakan salat subuh berjamaah dan doa bersama menjelang pelantikan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin di Masjid Agung Kota Tasikmalaya.

"Kami sengaja mengundang seluruh dinas dan instansi pemerintahan untuk menjalankan salat subuh berjamaah sambil menggelar doa bersama demi menjaga kese-lamatan bangsa, NKRI, serta kehidupan bermasyarakat agar hidup rukun dan harmonis lahir batin," kata Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, melayangkan surat kepada seluruh tokoh agama dan pimpinan rumah ibadah di daerah itu untuk menggelar doa bersama pada Minggu (20/10). Kepala Bagian Kesejahteraan Sekretariat Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Ramses Silaban mengatakan, doa bersama untuk meminta kepada Tuhan atas kelancaran pelantikan presiden serta kedamaian di Indonesia.

 

Parade kebangsaan

Sementara itu, masyarakat Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, menggelar parade kebangsaan dan dek-larasi damai dengan tujuan memelihara serta menjaga keamanan dan kedamaian di tengah masyarakat. Acara tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat, organisasi pemuda, tokoh agama, pemuka adat, dan mahasiswa.

Parade berlangsung di halaman Masjid Agung Nur Addarojat, Tanjung Jabung Timur. Acara juga diikuti Bupati Tanjung Jabung Timur Romi Hariyanto dan pimpinan TNI serta Polri setempat.

Di Yogyakarta, belasan warga mengajak warga daerah itu, termasuk para pendatang, pelajar, dan mahasiswa, untuk menjaga kondusivitas Daerah Istimewa Yogyakarta. Ajakan tersebut mereka sampaikan di Titik Nol Kota Yogyakarta. (SL/LD/JH/AU/AD/JI/DG/RF/LN/N-1)

BERITA TERKAIT