18 October 2019, 21:29 WIB

Mahfud: Kondisi Indonesia Tidak Mengkhawatirkan


M. Iqbal Al Machmudi | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
 ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Ketua Umum Gerakan Suluh Kebangsaan Mahfud MD

PERTEMUAN antara Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan Gerakan Suluh Kebangsaan membahas situasi terkini masyarakat jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden baru.

Pencetus Gerakan Suluh Kebangsaan Mahfud MD mengatakan bahwa saat ini kondisi masyarakat tidak terlalu mengkhawatirkan sehingga masyarakat harus tetap tenang. Namun, tetap melakukan pengawasan terhadap eksekutif.

"Sekarang situasinya tidak terlalu mengkhawatirkan secara di seluruh Indonesia harus tetap tenang, silahkan perhatikan perilaku politik di tingkat pusat tapi tidak usah resah," Mahfud MD di Rumah Dinas Wapres, Jakarta Pusat, Jumat (18/10).

Dalam pertemuan tersebut Mahfud mengungkapkan sempat membahas sedikit perihal ekonomi saat ini, menurutnya kondisi ekonomi saat ini tidak terlalu buruk.

"Karena keadaan ekonomi kita untuk tahun ini tidak buruk-buruk amat, sehingga mari kita berjalan dengan tenang agar negara ini dapat menjalankan agenda-agenda konstitusionalnya untuk mencapai tujuan negara," ujar Mahfud.

Kemudian, Gerakan Suluh Kebangsaan dengan Wapres membahas banyak perihal Papua dan KPK dengan diskusi secara terbuka. Sehingga keduanya bisa saling mengerti apa sudut pandang antara masyarakat dan Pemerintah baik soal Papua dan KPK.

"Dan semuanya tetap tersedia jalan. Untuk diperbaiki sesuai Konstitusi memberi banyak jalan dan kita harus beri jalan tersebut. Apa soal Papua yang sering dikaitkan dengan separatisme, soal KPK yang dikaitkan dengan penguatan atau pelemahan itu biasa di negara demokrasi ada perbedaan," tandas Mahfud.

"Sekarang perbedaan itu sedang diolah dan nantinya menuju jalan konstitusional yang Insyaallah bisa diterima oleh kita semua," imbuhnya.

Agenda pertemuan tersebut bertujuan beramah tamah serta mengucapkan terimakasih kepada JK atas pengabdiannya kepada bangsa dan negara.

Dikertahui, pelantikan Presiden dan Wakil Presiden sendiri akan dilakukan pada Minggu, 20 Oktober 2019 di Istana Merdeka Jakarta Pusat. Sehingga besok merupakan hari terakhir Jusuf Kalla menjabat orang nomor 2 di Republik Indonesia. (OL-4

BERITA TERKAIT