18 October 2019, 21:16 WIB

Pimpinan AKD, Golkar Dapat 13 dan NasDem 10


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
 ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Pelantikan anggota DPR, DPD pada 1 Oktober 2019

FRAKSI Partai Golkar mendapatkan tiga kursi Ketua Komisi dalam susunan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPR RI periode 2019-2024. Selain itu, Golkar juga akan menempati 10 kursi Wakil Ketua di AKD.

"Ketua komisi I, Ketua Komisi II, Ketua Komisi XI, dan 10 Wakil Ketua," terang Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily kepada Media Indonesia, Jumat (18/10).

Sementara itu, Partai NasDem mendapatkan dua kursi Ketua Komisi dan delapan kursi Wakil Ketua dari hasil rapat konsultasi yang digelar, Jumat (18/10). "NasDem kemungkinan mendapatkan dua kursi Ketua dan delapan Kursi Wakil Ketua AKD," terang Anggota DPR RI fraksi NasDem.

Menurut dia, dua kursi ketua tersebut untuk Komisi VII dan IX. Sementara menyangkut delapan kursi Wakil Ketua ia belum bisa merinci pos mana saja yang dimaksud.

Sekretaris Jenderal DPP PPP Arsul Sani mengatakan PPP dapat Wakil Ketua Komisi 2, 5, 11 dan Baleg (Badan Legislasi). Diketahui Fraksi PPP mendapatkan jatah satu Ketua namun menukarnya dengan kursi dua Wakil Ketua.

Baca juga: Ketua DPR Pastikan AKD Tetap 11 Komisi

Sementara partai pemenang Pemilihan Legislatif 2019, PDIP mendapatkan empat kursi Ketua AKD. Anggota DPR RI Fraksi PDIP Masinton Pasaribu merinci bahwa Fraksi PDIP akan mengisi Ketua Komisi III, Komisi IV, Komisi V dan Ketua Badan Anggaran (Banggar). Serta 13 (tiga belas) Posisi Wakil Ketua.

Selain itu,Wasekjen Gerindra Andre Rosiade mengatakan sesuai hasil rapat konsultasi itu, fraksi Partai Gerindra mendapatkan dua kursi Ketua di AKD. "Menurut Wakil Ketua DPR RI bang Sufmi Dasco Ahmad kepada saya, kami (Fraksi Partai Gerindra) mendapatkan dua Pimpinan dan tujuh Wakil Ketua AKD," pungkasnya.

.Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan Rapat Konsultasi antara Pimpinan DPR dan sembilan Fraksi telah menyepakati formasi AKD. Keputusan itu akan disahkan melalui rapat paripurna yang akan digelar Selasa, (22/10).

"Kami baru selesai melaksanakan Rapat Konsultasi pengganti Badan Musyawah (Bamus) antara Pimpinan DPR RI dengan sembilan Pimpinan Fraksi. Hasilnya insyaAllah, Selasa 22/10 akan ditetapkan melalui rapat paripurna," terangnya.

Menurut dia, rapat yang berlangsung sekitar tiga jam hingga pukul 18:10 WIB yang dihadiri seluruh Pimpinan DPR dan Fraksi itu selesai membahas jumlah dan komposisi anggota dalam AKD, komposisi tiap-tiap Fraksi dan jumlah AKD, membahas mekanisme AKD dan penetapan jadwal rapat-rapat DPR masa persidangan I tahun 2019-2020.

Eapat yang tadi dipimpin Wakil Ketua DPR Azis Syamsudin, kata Puan, menyepakati komposisi dan jumlah pada komisi-komisi adalah antara 48 sampai 56 orang. Kemudian jumlah anggota masing-masing fraksi pada Mahkamah Kehormatan Dewan adalah 17 orang, untuk formasi di Badan Anggara terdiri dari perwakilan daerah pemilihan, Pimpinan Fraksi dan Pimpinan Komisi.

"Komposisi perwakilan daerah pemilihan adalah 80 sehihgga anggotanya sesuai jumlah tersebut, kemudian pimpinan fraksi 9 orang dan perwakilan komisi ada 11 orang sehingga jumlah seluruhnya 100 anggota. Kemudian menyampaikan penetapan bidang tugas Pimpinan DPR seperti bidang Poltik Hukum dan Keamanan yaitu Azis Syamsyddin, Industri dan Pembangunan Rahmat Gobel, Kesra Muhaimin Iskandar dan Ekonomi dan Keuangan Sufmi Dasco," paparnya.

Ia mengatakan rapat yang sempat diskors karena membutuhkan lobi-lobi itu berhasil rampung dengan mekanik musyawarah dalam mencapai mufakat. "Alhamdulillah dalam rapat konsultasi ini selesai dengan cara musyawarah mufakat dan ke depan pun akan menggunakan jalur ini sebelum mekanisme lain (voting)," pungkasnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT