18 October 2019, 16:45 WIB

Lamongan Art Digelar Dua Kali dalam Setahun


M Yakub | Nusantara

MI/M Yakub
 MI/M Yakub
Bupati Fadeli meminta kepada seluruh jajarannya mendukung penyelenggaraan Lamongat Art untuk dilakukan 2 kali dalam setahun

PEGIAT dan pecinta budaya serta seni tradisional di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, diberikan kesempatan leluasa untuk berekspresi. Pemkab setempat mendukung penyelenggaraan Lamongan Art (Gelar Seni dan Budaya) untuk dilakukan dua kali dalam setahun. Hal ini untuk melestarikan seni dan budaya, sekaligus mempertahankan kualitas berkebudayaan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Lamongan Fadeli saat membuka Lamongan Art 2019 di Alun-Alun Lamongan, Kamis (17/10) malam.

"Selama ini acara seperti ini (Lamongan Art) hanya dilakukan sekali dalam setahun," ujar Fadeli.

Padahal di Lamongan ini, kata dia, banyak insan seni, penggemar budaya dan seni tradisional. Ia pun berharap agar bisa digelar dua kali dalam setahun.

Dalam kesempatan itu, Fadeli juga mengajak jajarannya yakni sekretaris daerah, Bappeda dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk mendukung harapan tersebut melalui penambahan anggarannya.

"Tidak harus dilakukan di satu tempat, alun-alun saja. Tapi Lamongan Art bisa dilaksanakan di berbagai tempat di Lamongan. Karena selain untuk melestarikan seni dan budaya, juga untuk mempertahankan kualitas dan kuantitasnya," ungkapnya.

Baca juga: 14 Kecamatan di Lamongan Krisis Air Bersih

Fadeli menambahkan berbagai seni khas Lamongan telah berprestasi, tak hanya di tingkat regional tapi juga nasional. Bahkan, sebelumnya Tari Boran ditampilkan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Lamongan Art yang digelar oleh Dewan Kesenian Lamongan (DKL) akan berlangsung selama tiga hari, yakni dari tanggal 17 sampai dengan 19 Oktober 2019.

Ketua DKL Chairil Anwar mengungkapkan Lamongan Art diawali dengan lomba menggambar dan mewarnai tingkat TK dan SD di pagi hari dan beberapa pameran kesenian dan lomba kesenian untuk tiga hari mendatang.

Saat pembukaan, ditampilkan 10 festival jaranan dari 10 kecamatan. Di tempat yang sama juga dihadirkan karya lukis dari seniman Lamongan.(OL-5)

 

BERITA TERKAIT