18 October 2019, 07:00 WIB

Meski Ditentang, Venezuela Terpilih Jadi Anggota Dewan HAM PBB


Fajar Nugraha | Internasional

AFP/Marcelo Garcia/Venezuelan Presidency
 AFP/Marcelo Garcia/Venezuelan Presidency
Presiden Venezuela Nicolas Maduro

PEMERINTAHAN Presiden Venezuela Nicolas Maduro memenangkan kursi anggota Dewan HAM PBB. Venezuela memenangkan keanggotaan meskipun ada peringatan dari kelompok-kelompok pemerhati HAM

Venezuela telah memenangkan kursi di Dewan HAM PBB setelah pemungutan suara di Sidang Majelis Umum PBB.

Keputusan itu diambil meski kelompok-kelompok HAM dan penentang pemerintah Nicolas Maduro mendesak negara-negara untuk tidak memilih Venezuela.

Majelis yang beranggotakan 193 orang itu memilih 14 anggota untuk Dewan Hak Asasi Manusia yang beranggotakan 47 orang untuk masa jabatan tiga tahun. Jabatan itu dimulai pada 1 Januari 2020.

Baca juga: Indonesia Terpilih Lagi Jadi Anggota Dewan HAM PBB

"Dewan HAM PBB yang berbasis di Jenewa, Swiss dapat menyoroti pelanggaran dan memiliki pengawas khusus yang mengawasi negara dan masalah tertentu. Dewan ini secara berkala juga meninjau hak asasi manusia di setiap negara anggota PBB," seperti dilaporkan AFP, Jumat (18/10).

Pemerintahan Maduro dituduh melakukan penyiksaan dan intimidasi terhadap warga. Untuk saat ini, pemerintah Maduro tidak lagi diakui sebagai pemerintahan yang sah oleh sekitar 50 negara di seluruh dunia.

Maduro juga menghadapi banyak desakan untuk mengundurkan diri setelah tuduhan mencurangi pemilihan 2018.

Sementara itu, kekurangan barang-barang dasar secara nasional telah memicu keruntuhan keuangan. Venezuela juga mengalami penurunan tajam dalam produksi minyak.

Krisis politik dan ekonomi yang parah telah menyebabkan jutaan rakyat Venezuela meninggalkan rumah mereka dan memilih mengungsi. (Medcom/OL-2)

BERITA TERKAIT