18 October 2019, 00:40 WIB

Puluhan Mobil Mewah untuk Tamu Negara


MI | Politik dan Hukum

Dok. Metro TV
 Dok. Metro TV
Pemerintah menyiapkan puluhan mobil Mercedes-Benz untuk menyambut kedatangan tamu-tamu kepala negara

SEBANYAK 39 unit mobil Mercedes-Benz disiapkan Istana Kepresidenan untuk tamu negara yang menghadiri pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober. Mobil seri S450 disewa dengan nilai Rp1 miliar.

Mobil itu sudah berjajar di halaman Istana Negara, Jakarta. Di bagian pelat mobil tertulis nama-nama negara. Mercedes Benz S450 disiapkan untuk tamu sekelas kepala negara dan kepala pemerintahan.

Sementara itu, tamu negara setingkat utusan negara menggunakan Mercedes Benz E300.

"Jadi rinciannya ialah S450 jumlahnya 11, cadangan 1. E300 13 unit, E250 4 unit, E200 sebanyak 10 unit, dan sisanya kendaraan pendukung. Misalnya, Alphard 18 unit, Camry 9, dan Fortuner sebanyak 27 unit, tapi kami minta yang baru. Jadi, ini emang benar-benar baru dari pabrik," kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono.

Menurut Heru, salah satu pertimbangan dipilihnya mobil Mercedes Benz karena alasan kenyamanan.

Istana ingin memberikan pelayanan yang terbaik bagi para tamu negara.

Tamu negara yang telah mengonfirmasi kehadirannya ialah kepala negara Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Australia, Vietnam, dan Myanmar.

Sementara itu, negara seperti Tiongkok dan Vietnam akan diwakili wakil presiden mereka. Thailand diwakili deputinya, Amerika Serikat diwakili setingkat menteri, Laos diwakili utusan, dan Filipina diwakili presiden.

Tak hanya kendaraan, pihak Istana juga menyiapkan hotel sebagai tempat menginap para tamu istimewa, seperti Hotel Fairmont, Hotel Mulia, Hotel Sultan, Hotel Four Seasons, Hotel Mandarin, dan Hotel Grand Hyatt.

Heru menegaskan pengamanan kepada tamu negara akan lebih diperketat layaknya pengamanan kepada Presiden Jokowi. Istana tak ingin ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi kepada tamu negara.

Jokowi bersama wapres terpilih Ma'ruf Amin akan dilantik pada Minggu (20/10). Sebelum dan setelah dilantik, Jokowi dijadwalkan bertemu tamu negara sahabat. (Mal/P-1)

BERITA TERKAIT