17 October 2019, 18:52 WIB

Selain Istri, Abu Rara juga Suruh Anaknya Tusuk Polisi


Tri Subarkah | Politik dan Hukum

ANTARA/Dok Polres Pandeglang
 ANTARA/Dok Polres Pandeglang
Menko Polhukam Wiranto (kedua kiri) diserang di Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10).

KEPALA Biro Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengungkap fakta baru terkait Abu Rara, pelaku penusuk Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto di Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10).

Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan, Dedi menyebut ada tiga senjata berjenis sama yang digunakan saat peristiwa itu terjadi. Ia juga mengungkap bahwa Abu Rara mengajak anak perempuannya saat itu.

"Satu digunakan oleh Abu Rara sendiri, satu digunakan istrinya (Fitri Andriyana), dan satu digunakan anaknya. Ini masih didalami," ucap Dedi di Mabes Polri, Kamis (17/10).

Baca juga: Polri Tambah Tersangka Teroris Jadi 40 Orang

Menurut Dedi, Abu Rara memerintahkan anaknya untuk melakukan serangan teroris terhadap aparat kepolisian. 

"Tapi anaknya mengurungkan niatnya karena anaknya tidak berani. Yang berani itu adalah Abu Rara sendiri dan istrinya," terangnya.

Atas tindakannya mengajak, hukuman Abu Rara dipastikan akan lebih berat. 

"Tambahan sepertiga hukuman sesuai UU No. 5 Tahun 2016, karena dia memerintahkan mempengaruhi anak di bawah umur untuk melakukan serangan atau aksi terorisme," pungkas Dedi. (A-4)

BERITA TERKAIT