17 October 2019, 18:55 WIB

Dinas Kehutanan DKI Dorong Taman Atap dan Taman Vertikal


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

MI/Bary Fathahilah
 MI/Bary Fathahilah
Petugas PPSU melakukan perawatan Taman Papyrus di Jalan TB Simatupang, Jakarta, Kamis (22/8).

DINAS Kehutanan DKI Jakarta akan mendorong pembuatan taman atap dan taman vertikal untuk menambah ruang terbuka hijau. Konsep itu ia namakan dengan Ruang Terbuka Kota.

Hal itu terpaksa mereka lakukan karena sulitnya melakukan pembebasan lahan guna menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH). DKI Jakarta seharusnya memiliki 30% RTH dari total luas wilayah darat atau seluas 198,45 km persegi dari 661,5 km persegi.

Baca juga: Three Wonderful Journeys Hutan Kota Kemayoran

Namun, hingga saat ini total luas RTH baru 9,9% atau 65,4km persegi. Jumlah itu termasuk lahan hijau di Gelora Bung Karno dan Hutan Kota Kemayoran yang dikelola oleh pemerintah pusat.

"Yang kami kelola di Dinas Kehutanan 3,9% luasnya 2565 ha atau 25,65 km persegi. Dalam Masterplan kita bukan jadi RTH tapi jadi ruang hijau kota sehingga bukan hanya dari luasan lahan karena pengadaan lahan sulit. Ini bisa dari luasan pohon, material berporus. itu bisa jadi ruang hijau," ungkap Kepala Dinas Kehutanan DKI Jakarta Suzi Marsitawati dalam diskusi di Balai Kota, Kamis (17/10).

Sementara itu, tahun ini ada 53 taman maju bersama yang dibangun dengan anggaran Rp130 miliar. Saat ini ada 30 taman yang hampir 100% selesai, sementara sisanya masih penyelesaian dan ditargetkan selesai pada 10 Desember mendatang.

Untuk tahun depan ditargetkan ada 51 taman maju bersama yang dibangun dengan anggaran Rp190 miliar.

"Kenapa anggarannya membesar, karena ada upgrade material dan penyesuaian komponen yang harus dilakukan," tegasnya.

Sementara itu, dari enam taman besar yang direvitalisasi hanya dua yang dipastikan selesai tahun ini yakni Taman Mataram dan Taman Puring. Sementara empat taman lainnya adalah Tugu Tani, Langsat, Tebet, dan Cilangkap yang belum selesai karena baru selesai perencanannya.

Keempat taman ini akan dilelang pada Desember mendatang dan dibangun pada tahun depan. (Put/A-3)

BERITA TERKAIT