17 October 2019, 15:29 WIB

Tak Lolos Verifikasi Pencalonan Ketua PSSI, Arief Tunggu Banding


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Sepak Bola

ANTARA/Fanny Octavianus
 ANTARA/Fanny Octavianus
CEO Nine Sport Inc, Arif Putra Wicaksono, bakal calon Ketua umum PSSI.

CEO Nine Sport Inc, Arif Putra Wicaksono, termasuk dalam tiga nama calon yang tak lolos tahap verifikasi bakal calon ketua umum PSSI berdasarkan SK KP PSSI nomor 3/10/2019.

Arif pun mengajukan banding bersama pasangan calon wakil ketua umumnya, Doni Setiabudi dan calon ketum dan waketum lainnya, yakni Sarman El Hakim dan Yesayas Oktavianus, yang juga tak lolos verifikasi, pada Jumat (11/10).

Arif masih menunggu hasil dari Komite Pemilihan (KP) terkait hasil banding yang memiliki batas akhir pada 18 Oktober.

“Yang jelas sedang diproses, dari saya sih sejatinya cuma masalah administrasi saja,” tutur Arif kepada Media Indonesia, Kamis (17/10).

Terkait statuta PSSI yang mewajibkan bakal calon harus punya riwayat aktif mengurus sepak bola di lingkungan PSSI alias bukan sekedar aktif di kegiatan sepak bola, Arif mengaku telah memenuhi semua persyaratan tersebut.

Arif menegaskan telah melengkapi administrasi berupa surat kerjasama dengan PSSI sejak 2013.

Ia pun telah membuktikan bahwa kerjasamanya dengan pihak klub tak hanya saat pertandingan berlangsung. Seharusnya PSSI ikut menghitung proses persiapan untuk mencari sponsor-sponsor untuk klub yang justru luput dari penghitungan.

“Klub-klub pun mau mengirimkan surat bukti kerjasama sejak awal prosesnya, bukan hanya pas pertandingan saja. Saya mengumpulkan surat bukti itu karena dianggap kerjasama saya dengan PSSI masih kurang dari 60 bulan,” tutur Arif.

Arif pun menyikapi soal jadwal Kongres PSSI pada 2 November 2019, yang tak sesuai dengan rekomendasi FIFA. Awalnya, PSSI menetapkan kongres dilaksanakan pada 25 Januari 2020 dan telah disetujui FIFA.

“Saya hanya melihat surat yang ada di media. Saya melihat walau FIFA meminta pada 2020, tapi FIFA menyerahkan kembali ke PSSI, dengan catatan memberi tahu FIFA dengan alasan yang jelas,” ucapnya.

Arif menyatakan akan mengikuti kebijakan PSSI karena dirinya tak punya kewenangan apapun terhadap FIFA. (OL-09)

BERITA TERKAIT