17 October 2019, 15:20 WIB

Proyek TOD Depok Menyasar Kaum Milenial


mediaindonesia.com | Ekonomi

Istimewa
 Istimewa
salah proyek TOD yang tengah dikembangkan di Depok, Jawa Barat.

PERTUMBUHAN pesat kota Depok menjadi daya tarik tersendiri bagi para investor. Hal itu bisa dilihat munculnya sejumlah properti di kota bagian selatan Jakarta tersebut.

Salah satu proyek yang kini mulai marak dibangun di kota tersebut, yakni proyek berkonsep Transit Oriented Development (TOD). Setelah Perum Perumnas membangun TOD Pondok Cina, kini Trivo Group gencar memasarkan proyek barunya, yaitu MetroStater Superblock Depok.

Baca juga: Saat Tepat untuk Beli Properti

MetroStater Superblock Depok, merupakan mixed-use development yang dikemas dengan konsep Transit Oriented Development (TOD). Konsep TOD saat ini memang menjadi primadona dalam pengembangan properti di kota-kota besar.

Menurut Robert Yapari, Direktur Utama Trivo Group, MetroStater Superblock Depok yang berlokasi di ruas jalan utama Kota Depok, Jawa Barat, merupakan proyek the real TOD  pertama di Indonesia, karena langsung terhubung dengan terminal dan stasiun Depok Baru.

Untuk itu mereka menggandeng  Pemerintah Kota Depok merevitalisasi kota dengan merangkum apartemen, area komersial, pusat belanja berkonsep lifestyle mall, dan terminal.  Bahkan, kata Robert, proyek seluas hampir 3 hektar itu juga tidak menutup kemungkinan ke depannya memiliki fasilitas  LRT.  

“Proyek ini dilengkapi berbagai fasilitas yang  akan memenuhi kebutuhan penghuni, seperti pusat belanja. Selain itu juga ada beragam fasilitas lainnya yang memudahkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, sebagai kawasan kampus dengan total mencapai 120 ribu mahasiswa setiap tahun, Depok merupakan potensi pasar yang besar.

“Potensi pasar ini setiap tahunnya ada dan terus bertambah setiap tahun ajaran baru. Untuk itu tipe studio yang ditawarkan di MetroStater Superblock Depok mencapai 70% dari total unit sebanyak 2.000 unit.

Vice President Director MetroStater Depok, Ian Wisan menambahkan hunian masyarakat urban saat ini tidak cukup sekadar tempat tidur, namun harus mampu mengakomodasi mobilitas penghuni guna menunjang aktivitas.

“Kebutuhan hunian harus mengadopsi konsep hunian yang terintegrasi dengan akses transportasi. Saat ini Depok didominasi para milenial, dan para pekerja muda dengan tingkat aktifitas yang tinggi,” tegasnya.

Atas dasar itu, Trivo Group menyasar segmen milenial pada produk apartemennya yang dalam tahap awal terdiri dari 3 tower yaitu Alexandria, Barcelona, dan Casablanca. Dengan harga mulai dari Rp15juta/m2, mereka yakin bisa menjaring kaum milenial. Apalagi  tipe unit yang  mereka tawarkan untuk studio berbeda ketimbang pengembang lain

“Konsep kami tipe studio berukuran 32 meter persegi. Jadi lebih nyaman, karena biasanya hanya berukuran 21 meterpersegi.  Saat ini kita tawarkan konsep pembayaran hingga 60 kali,” imbuhnya. (RO/A-3)

BERITA TERKAIT